Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
SAINS & TEKNOLOGI

Serangan Siber di Indonesia Melonjak, Tembus 15 Kali per Detik

Mistar.idSenin, 16 Februari 2026 pukul 08.16 WIB
serangan_siber_di_indonesia_melonjak_tembus_15_kali_per_detik

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Serangan siber di Indonesia dilaporkan meningkat signifikan sepanjang semester II 2025. Laporan bertajuk “Indonesia Waspada: Ancaman Digital di Indonesia Semester 2 Tahun 2025” yang dirilis AwanPintar.id pada 11 Februari 2026 mencatat total 234.528.187 serangan siber, atau rata-rata sekitar 15 serangan per detik.

Pada Desember 2025 saja, jumlah serangan melampaui 90 juta insiden. Lonjakan ini diduga berkaitan dengan meningkatnya aktivitas serangan DDoS serta tingginya transaksi digital pada periode akhir tahun.

Founder AwanPintar.id, Yudhi Kukuh, menyebut pelaku serangan siber kini tidak lagi bergerak secara individu, tetapi menunjukkan pola kerja sama yang terorganisir dengan target layanan publik dan platform ekonomi.

Indonesia juga tercatat sebagai penyumbang terbesar penyebaran spam dengan porsi 56,29 persen pada semester II 2025, naik dari 21,45 persen pada semester sebelumnya. Sementara itu, kontribusi malware mencapai 61,32 persen, mengindikasikan banyak perangkat dalam negeri telah terinfeksi dan dimanfaatkan untuk melancarkan serangan.

Laporan tersebut juga mencatat peningkatan upaya pencurian hak akses administrator Windows sebesar 57,74 persen, serta meningkatnya eksploitasi celah keamanan jaringan dan VPN, termasuk CVE-2020-11900 dan CVE-2018-13379.

AwanPintar.id merekomendasikan perusahaan untuk segera memperbarui firmware perangkat jaringan, melakukan audit akses VPN, serta memprioritaskan pembaruan keamanan pada layanan publik.

Menurut Yudhi, ketahanan siber nasional saat ini berada pada fase krusial sehingga diperlukan pendekatan keamanan digital yang lebih proaktif. (hm25)




BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN