Biaya Komponen Melonjak, Harga iPhone 18 Pro Diprediksi Naik

Ilustrasi iPhone 18 Pro. (Foto: GSMAreana)
Medan, MISTAR.ID - Harga iPhone 18 Pro diperkirakan mengalami kenaikan akibat meningkatnya biaya komponen di tengah krisis chip memori global yang masih berlangsung.
Laporan TrendForce menyebutkan biaya bill of materials (BOM) atau keseluruhan biaya komponen iPhone 18 Pro diperkirakan meningkat hingga 38 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Perkiraan tersebut berlaku untuk model dengan kapasitas penyimpanan 256 GB.
TrendForce menilai kenaikan harga jual iPhone 18 Pro menjadi hal yang sulit dihindari. Perkiraan sebelumnya menyebutkan iPhone 18 Pro 256 GB dapat dibanderol hingga US$1.399, seperti dikutip dari GSMArena, Selasa (11/8/2026).
Kenaikan biaya terutama dipengaruhi komponen memori, yakni RAM dan penyimpanan. Kedua komponen tersebut diperkirakan menyumbang hingga 34 persen dari total biaya BOM iPhone 18 Pro.
Angka tersebut diperkirakan terus meningkat. TrendForce memperkirakan kontribusi biaya RAM dan penyimpanan dapat mencapai 42 persen dari total BOM pada paruh pertama 2027.
Sebagai perbandingan, komponen memori hanya menyumbang sekitar 10 persen dari biaya BOM iPhone 17 Pro pada periode yang sama setahun sebelumnya.
Krisis chip memori global juga disebut dapat berdampak pada ketersediaan iPhone 18 Pro saat peluncuran. Kondisi tersebut berpotensi membuat pasokan perangkat menjadi lebih terbatas.
Meski biaya produksi meningkat, TrendForce memperkirakan Apple dapat menyerap sebagian kenaikan tersebut dengan mengurangi margin keuntungan. Langkah ini berpotensi menahan kenaikan harga jual agar tidak sepenuhnya mengikuti peningkatan biaya komponen.
Hingga kini, Apple belum mengumumkan harga resmi maupun detail peluncuran iPhone 18 Pro. (hm25/GSMArena.com)


















