Arab Saudi Resmi Akuisisi Electronic Arts Senilai Rp983,6 Triliun

Perusahaan game Electronic Arts Inc. atau EA Sports. (Foto: Bloomberg)
California, MISTAR.ID - Produsen game ternama Electronic Arts (EA) resmi diakuisisi oleh Public Investment Fund (PIF) milik Arab Saudi bersama Affinity Partners dan Silver Lake Partners dalam transaksi senilai US$55 miliar atau sekitar Rp983,6 triliun.
Perampungan transaksi diumumkan pada Selasa malam setelah memperoleh persetujuan regulasi terakhir dari Uni Eropa. Akuisisi ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah industri gim.
EA dikenal sebagai pengembang sejumlah waralaba populer, seperti EA FC (sebelumnya FIFA), The Sims, Madden NFL, dan Battlefield.
Selain PIF, konsorsium investor juga melibatkan Affinity Partners yang dipimpin Jared Kushner, menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, serta firma ekuitas swasta Silver Lake Partners.
"EA telah menciptakan berbagai cerita, karakter, dan komunitas yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari ratusan juta orang. Kami sangat bersemangat untuk mendukung perusahaan ini agar dapat menjangkau lebih banyak audiens, menginspirasi generasi kreator berikutnya, dan memperluas cara masyarakat di seluruh dunia saling terhubung melalui permainan," kata Kushner, dikutip dari The Guardian, Rabu (5/8/2026).
Melalui akuisisi tersebut, EA resmi berubah menjadi perusahaan privat setelah 36 tahun tercatat sebagai perusahaan publik di bursa saham. Dengan status baru itu, EA tidak lagi diwajibkan menyampaikan laporan keuangan setiap kuartal.
Sejumlah analis menilai perubahan status menjadi perusahaan privat dapat mengurangi tekanan terhadap perusahaan dalam mengejar target keuangan jangka pendek. Namun, privatisasi perusahaan publik juga kerap diikuti langkah efisiensi, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK), meski hingga kini belum ada indikasi kebijakan tersebut akan diterapkan di EA.
Sebelumnya, EA memangkas sekitar 5 persen tenaga kerjanya pada 2024. Perusahaan memiliki sekitar 14.500 karyawan pada Maret 2025 sebelum kembali mengurangi beberapa ratus pegawai pada Mei tahun yang sama.
Meski masih memiliki basis penggemar yang kuat, pertumbuhan pendapatan tahunan EA dalam beberapa tahun terakhir relatif stagnan di kisaran US$7,4 miliar hingga US$7,6 miliar.
Di sisi lain, persaingan industri gim semakin ketat, termasuk dari Epic Games di segmen gim seluler serta Microsoft yang telah mengakuisisi Activision Blizzard senilai hampir US$69 miliar pada 2023. (hm25/CNN Indonesia)
PREVIOUS ARTICLE
Preorder Galaxy Z Fold8 Tembus 1,44 Juta Unit di Korea Selatan






















