Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Martinez Percaya Diri Tangani Portugal Bertabur Bintang

Mistar.idRabu, 10 Juni 2026 21.55
journalist-avatar-top
martinez_percaya_diri_tangani_portugal_bertabur_bintang_

Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez. (foto: istimewa/mistar)

news_banner

Lisbon, MISTAR.ID

Tim Nasional Portugal kembali menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Dengan materi pemain yang dipenuhi bintang di hampir semua lini, skuad asuhan Roberto Martinez dinilai memiliki peluang besar untuk meraih gelar dunia pertama mereka.

Martinez akan menjalani Piala Dunia ketiganya sebagai pelatih setelah sebelumnya dua kali memimpin Belgia. Kini, ia mendapat kepercayaan menukangi Portugal yang diperkuat sejumlah pemain kelas dunia.

Di lini belakang, Portugal memiliki nama-nama seperti Ruben Dias, Nuno Mendes, dan Joao Cancelo. Sementara sektor tengah dihuni pemain-pemain kreatif dan berpengalaman, termasuk Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Vitinha, Ruben Neves, serta Joao Neves.

Untuk lini serang, Cristiano Ronaldo masih menjadi andalan bersama Rafael Leao, Joao Felix, Goncalo Ramos, dan Pedro Neto.

Melimpahnya pemain berkualitas kerap dianggap sebagai tantangan tersendiri bagi seorang pelatih. Namun, Martinez menegaskan fokus utamanya adalah membangun tim yang disiplin dan mampu menjalankan strategi dengan baik di setiap pertandingan.

“Ini adalah tim yang dipenuhi pemain bertalenta. Kami memiliki struktur permainan dan disiplin yang memungkinkan kami bersaing untuk memenangkan setiap laga. Statistik menunjukkan hal tersebut, baik dari jumlah kemenangan maupun produktivitas gol,” ujar Martinez, dikutip dari ESPN.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan bahwa identitas permainan Portugal dibangun melalui kerja jangka panjang dalam pembinaan sepak bola usia muda. Menurutnya, tim saat ini memiliki komitmen tinggi untuk menekan lawan dan cepat bertransisi ketika kehilangan bola.

Martinez juga menekankan pentingnya fleksibilitas dalam pendekatan taktik. Ia ingin Portugal mampu beradaptasi dengan berbagai situasi pertandingan tanpa kehilangan karakter utama permainan.

“Sejak hari pertama saya mengatakan bahwa tim ini harus fleksibel secara taktik. Kami menyesuaikan strategi dengan kualitas pemain yang tersedia. Namun satu hal yang tidak berubah adalah identitas kami sebagai tim yang bermain menyerang,” katanya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN