Sunday, August 2, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Leo/Daniel Juara Taipei Open 2026, Bangkit Usai Rentetan Hasil Kurang Maksimal

Mistar.idMinggu, 2 Agustus 2026 pukul 17.32 WIB
leodaniel_juara_taipei_open_2026_bangkit_usai_rentetan_hasil_kurang_maksimal

Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (foto: PBSI/Mistar)

news_banner

Taipei, MISTAR.ID – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berhasil menjadi juara Taipei Open 2026. Unggulan kedelapan itu mengalahkan wakil Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai melalui pertandingan dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-19 pada final, Minggu (2/8/2026).

Gelar tersebut menjadi momentum kebangkitan bagi Leo/Daniel setelah melalui sejumlah turnamen sebelumnya dengan hasil yang belum sesuai harapan. Daniel Marthin mengaku bersyukur dapat kembali merasakan gelar juara setelah melewati periode sulit.

"Puji Tuhan bersyukur bisa juara lagi setelah hasil yang kurang memuaskan di pertandingan-pertandingan sebelumnya," ujar Daniel dalam keterangan resmi PBSI.

Pada laga final, Leo/Daniel sempat mendapat tekanan dan tertinggal dari pasangan Malaysia. Namun, keduanya mampu menjaga komunikasi serta mengubah pola permainan hingga berhasil membalikkan keadaan. "Kami terus mencoba menekan ketika berada dalam posisi tertinggal. Komunikasi juga terus dijaga agar bisa membalikkan keadaan," kata Daniel.

Gelar Taipei Open 2026 terasa semakin istimewa bagi Leo dan Daniel karena diraih berdekatan dengan momen ulang tahun mereka. Daniel menyebut kemenangan tersebut menjadi hadiah spesial sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.

"Gelar ini menjadi hadiah ulang tahun kami yang waktunya berdekatan. Kami ingin terus konsisten juara dan melampaui pencapaian saat ini," ujarnya.

Leo Rolly Carnando juga mengungkapkan rasa lega setelah kembali mengangkat trofi. Dalam beberapa turnamen terakhir, mereka harus terhenti lebih awal sehingga kemenangan di Taipei menjadi dorongan penting untuk kembali percaya diri.

Menurut Leo, kunci kemenangan di final adalah bermain lebih tenang dan sabar menghadapi pasangan Malaysia yang memiliki kemampuan individu kuat. "Senang dan berterima kasih kepada diri sendiri serta partner karena sudah berjuang hingga menang. Terima kasih juga untuk tim pelatih dan pendukung yang selalu berada di belakang kami," tutur Leo.

"Di pertandingan tadi kami mencoba bermain lebih aman, menahan tempo, dan mengimbangi permainan individu mereka yang sangat bagus," tambahnya.

Meski berhasil meraih gelar, Leo menegaskan dirinya bersama Daniel tidak ingin cepat puas. Mereka menjadikan kemenangan di Taipei Open sebagai titik awal untuk mengejar prestasi lebih besar di turnamen berikutnya.

"Gelar ini menjadi momen bagi kami untuk bangkit setelah beberapa turnamen sebelumnya kalah di babak awal. Namun, kami tidak boleh cepat puas dan akan terus mengejar gelar-gelar berikutnya," tegas Leo.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN