Gol Bruno Gomes Dibalas VAR Enrique, Persis vs Persik 1-1 di Babak Pertama

Ilustrasi, Persis vs Persik 1-1 di Babak Pertama. (foto:wikipedia/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Babak pertama duel sengit antara Persis Solo kontra Persik Kediri pada putaran ke-23 Liga 1 Indonesia di Stadion Manahan, Minggu (1/3/2026) malam WIB, berakhir imbang 1-1.
Laga berlangsung dalam tempo tinggi, diwarnai gol cepat, keputusan Video Assistant Referee (VAR), hingga hujan kartu kuning untuk tuan rumah.
Bruno Gomes Pecah Kebuntuan
Persis tampil agresif sejak awal. Tekanan yang dibangun dari sisi sayap akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23.
Bruno Gomes sukses memaksimalkan umpan matang Dimitri Lima Souza. Tanpa kawalan ketat, ia melepaskan penyelesaian yang tak mampu dibendung kiper Persik. Skor 1-0 untuk Laskar Sambernyawa.
Gol tersebut menjadi suntikan moral bagi tuan rumah yang tengah berupaya memutus tren kurang apik dalam beberapa laga terakhir.
Gol Enrique Sah Usai Tinjauan VAR
Keunggulan Persis tak bertahan lama. Hanya delapan menit berselang, Persik berhasil menyamakan kedudukan melalui Jose Enrique Rodriguez pada menit ke-31.
Gol bermula dari assist Ezra Walian. Namun selebrasi sempat tertahan karena wasit meninjau VAR terkait kemungkinan pelanggaran atau posisi offside. Setelah pengecekan, gol dinyatakan sah. Skor berubah menjadi 1-1.
Keputusan ini memicu perubahan momentum. Persik tampil lebih percaya diri, sementara Persis terlihat mulai kehilangan kontrol permainan.
Disiplin Jadi Sorotan
Babak pertama juga memperlihatkan rapuhnya disiplin Persis.
Menit ke-30, Alfriyanto Nico diganjar kartu kuning akibat pelanggaran di lini tengah. Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-42, Zanadin Fariz juga menerima kartu kuning. Secara keseluruhan, Persis mengoleksi tiga kartu kuning di 45 menit pertama.
Sebaliknya, Persik bermain lebih tenang tanpa satu pun kartu.
Situasi ini bisa menjadi ancaman bagi tuan rumah jika tak mampu mengontrol emosi di babak kedua.
Statistik: Persik Dominan, Persis Lebih Tajam
Secara statistik, Persik unggul dalam penguasaan bola dengan 55 persen, berbanding 45 persen milik Persis.
Namun dalam urusan total tembakan, Persis lebih aktif dengan empat percobaan, sementara Persik hanya dua. Meski demikian, kedua tim sama-sama mencatat satu tembakan tepat sasaran dan sama-sama berbuah gol.
Kedua tim juga sama-sama mencatat tiga tendangan sudut. Laga berlangsung terbuka, dengan transisi cepat menjadi ciri khas permainan Persis, sedangkan Persik lebih sabar membangun serangan dari lini tengah.
Duel 4-3-3 yang Seimbang
Menariknya, kedua pelatih sama-sama menerapkan formasi 4-3-3.
Di kubu Persis, kombinasi Bruno Gomes, Roman Paparyga, dan Alfriyanto Nico mencoba menekan pertahanan Persik. Sementara itu, trio Jose Enrique, Adrian Luna, dan Rendy Sanjaya menjadi andalan Macan Putih untuk membongkar lini belakang tuan rumah.
Rekor pertemuan yang sebelumnya berimbang — masing-masing tiga kemenangan dan satu hasil imbang — kembali tercermin dalam pertandingan ini. Intensitas tinggi dan tempo cepat membuat laga berjalan dalam tensi kompetitif.
Babak Kedua Penentu
Skor 1-1 saat turun minum membuat laga masih sepenuhnya terbuka. Persis harus memperbaiki disiplin dan menjaga konsentrasi lini belakang. Di sisi lain, Persik berpeluang memaksimalkan dominasi penguasaan bola untuk membalikkan keadaan.
Jika melihat dinamika babak pertama, satu kesalahan kecil saja bisa menjadi pembeda di laga yang sarat gengsi ini. Manahan pun masih menyimpan cerita untuk 45 menit berikutnya.
(fotmob/ai/hm27)























