Top Skor Liga 1 Terbaru 27 Februari 2026: Maxwell Souza Teratas, Persib Bandung Masih Kokoh di Puncak

Ilustrasi, Top Skor Liga 1 Terbaru 27 Februari 2026: Maxwell Souza Teratas, Persib Bandung Masih Kokoh di Puncak. (foto:wikipedia/persija/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Top Skor Liga 1 2025/2026 hingga Jumat (27/2/2026) menghadirkan persaingan panas di jalur perebutan gelar dan daftar pencetak gol terbanyak. Striker Maxwell Souza dari Persija Jakarta kini memimpin daftar dengan 13 gol, sementara Persib Bandung tetap kukuh di puncak klasemen Liga 1 dengan 53 poin.
Kompetisi memasuki fase krusial. Jarak antartim papan atas semakin tipis, sementara zona degradasi juga kian menegangkan. Berikut laporan lengkap dan analisis mendalamnya.
Maxwell Souza Terdepan, Persaingan Top Skor Makin Ketat
Maxwell Souza menjadi pemain paling produktif sejauh ini dengan 13 gol. Ketajamannya lahir dari skema pressing tinggi Persija dan distribusi bola cepat ke area sepertiga akhir. Ia unggul dalam positioning di kotak penalti, duel udara, serta efisiensi konversi peluang.
Di bawahnya, striker Dalberto dari Arema FC membuntuti dengan 12 gol. Dalberto dikenal sebagai target man yang kuat menahan bola dan efektif dalam situasi second ball.
Posisi berikutnya dihuni dua nama dengan 11 gol, yakni Alex Martins Ferreira dari Dewa United dan David da Silva milik Malut United. Keduanya menjadi sentral dalam pola serangan direct play dan transisi cepat tim masing-masing.
Sementara itu, tiga pemain lain mengoleksi 10 gol: Ciro Alves (Malut United), Joel Vinícius (Arema FC), dan Mariano Peralta dari Borneo FC.
Fakta menarik: Delapan besar daftar top skor musim ini didominasi pemain asing, mayoritas asal Brasil. Ini menunjukkan peran krusial legiun impor dalam mendongkrak produktivitas Liga 1 musim 2025/2026.
Persib Bandung Kokoh, Persija Terus Menekan
Di klasemen sementara, Persib Bandung memimpin dengan 53 poin dari 22 pertandingan. Catatan 17 kemenangan, hanya tiga kekalahan, serta selisih gol +26 (37 memasukkan, 11 kebobolan) menegaskan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Secara taktik, Persib tampil disiplin dalam blok pertahanan medium-low, dengan transisi menyerang yang cepat melalui sayap. Organisasi lini belakang yang rapat membuat mereka menjadi tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit sejauh ini.
Persija Jakarta menempel ketat di posisi kedua dengan 50 poin dari 23 laga. Mereka menjadi tim paling produktif di papan atas dengan 42 gol. Skema high pressing dan build-up progresif dari lini tengah membuat Macan Kemayoran agresif sejak fase awal permainan. Maxwell Souza menjadi titik akhir dari pola serangan tersebut.
Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 49 poin dari 22 laga. Produktivitas 40 gol menunjukkan efisiensi serangan, namun 21 gol kebobolan menjadi celah yang kerap dimanfaatkan lawan melalui counter attack cepat.
Malut United Paling Tajam, Zona Tengah Kian Padat
Malut United menempati peringkat keempat dengan 41 poin dan menjadi tim paling produktif sejauh ini dengan 46 gol. Kombinasi David da Silva dan Ciro Alves membuat mereka berbahaya dalam skema direct attack dan eksploitasi half-space.
Persebaya menyusul dengan 38 poin, sementara Persita dan Bhayangkara FC sama-sama mengoleksi 35 poin. Persaingan papan tengah sangat ketat, di mana satu kemenangan dapat mengubah posisi hingga dua hingga tiga tingkat sekaligus.
Zona Degradasi: Tekanan Meningkat
Di dasar klasemen, Persijap, Semen Padang, dan Persis masih terjebak di zona merah. Persis menjadi tim dengan poin terendah, yakni 13, dan memiliki selisih gol minus 20. Minimnya konsistensi serta rapuhnya lini belakang menjadi faktor utama.
Semen Padang kebobolan 41 gol, sementara PSBS Biak mencatatkan jumlah kebobolan tertinggi dengan 45 gol musim ini — indikator lemahnya organisasi pertahanan.
Statistik Kunci Liga 1 2025/2026 (Hingga 27 Februari 2026)
- Top skor sementara: Maxwell Souza (13 gol)
- Tim tersubur: Malut United (46 gol)
- Pertahanan terbaik: Persib Bandung (11 kebobolan)
- Selisih gol terbaik: Persib Bandung (+26)
- Persaingan juara: Selisih 4 poin antara peringkat 1–3
Momentum Penentu Menuju Fase Akhir
Dengan selisih poin tipis di papan atas dan ketatnya persaingan top skor, setiap pertandingan kini bernilai krusial. Efisiensi peluang, kedalaman skuad, dan konsistensi taktik akan menjadi faktor pembeda dalam perebutan gelar Liga 1 musim ini.
Maxwell Souza sementara memimpin perburuan sepatu emas, tetapi dengan jarak hanya satu hingga dua gol dari pesaing terdekat, persaingan masih sangat terbuka.
Liga 1 2025/2026 belum memasuki garis akhir — dan tensinya terus meningkat.
(liga1/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER






















