Hasil Liga 1: Persita vs Dewa United 0-1, Gol Kambuaya Jadi Penentu di Pekan ke-23

Ilustrasi, Hasil Liga 1: Persita vs Dewa United 0-1, Gol Kambuaya Jadi Penentu di Pekan ke-23. (foto:fotmob/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Dewa United FC mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Persita Tangerang pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2025/2026 atau BRI Super League di Indomilk Arena, Kamis (26/2/2026) malam. Gol tunggal Ricky Kambuaya pada menit ke-36 menjadi pembeda dalam laga bertempo tinggi yang mempertemukan dua tim dengan form kontras tersebut.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Dewa United, sementara Persita kembali gagal meraih poin penuh setelah dalam lima laga terakhir hanya memetik satu kemenangan.
Babak Pertama: Transisi Cepat Dewa United Efektif
Laga dibuka dengan intensitas tinggi. Persita yang dilatih Carlos Pena tampil dengan skema 4-2-3-1, mengandalkan Ramon Bueno dan Pablo Ganet sebagai double pivot untuk menjaga keseimbangan sirkulasi bola. Trio Hokky Caraka, Eber Bessa, dan Rayco Rodriguez menopang Matheus Alves di lini depan.
Sementara itu, Dewa United FC besutan Jan Olde Riekerink juga memakai formasi 4-2-3-1. Kafiatur Rizky dan Jaja berperan sebagai poros ganda, memberi keleluasaan bagi Ricky Kambuaya, Stefano Lilipaly, dan Vico untuk menyerang lewat half-space.
Peluang awal hadir pada menit ke-4 melalui Ramon Bueno, disusul ancaman Matheus Alves pada menit ke-27. Namun efektivitas justru menjadi milik tim tamu.
Menit ke-36 menjadi momen krusial. Umpan matang Jaja dari sisi kiri membelah lini belakang Persita dan diselesaikan dengan tenang oleh Ricky Kambuaya. Skema ini lahir dari situasi transisi cepat—Dewa United memanfaatkan ruang di belakang Zalnando yang naik membantu serangan.
Gol tersebut membuat tempo laga berubah. Persita meningkatkan intensitas pressing, tetapi soliditas duet bek tengah Nick Kuipers dan Damion Lowe mampu meredam penetrasi tuan rumah hingga turun minum. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.
Respons Persita dan Pergantian Agresif
Memasuki babak kedua, Persita melakukan penyesuaian cepat. Muhammad Toha dan Ahmad Hardianto masuk pada menit ke-46 menggantikan Zalnando dan Hokky Caraka. Pergantian ini mengubah pendekatan serangan menjadi lebih direct, dengan crossing dan second ball sebagai opsi utama.
Namun, Dewa United merespons dengan disiplin blok medium-low. Jaja tampil dominan dalam duel lini tengah dan distribusi bola, sementara Ricky Kambuaya beberapa kali melakukan penetrasi vertikal.
Menit ke-58, Dewa United melakukan rotasi ofensif dengan memasukkan Egy Vikri dan Noah Sadaoui. Intensitas serangan balik meningkat, terutama lewat kecepatan di sisi sayap.
Persita mencoba menambah daya gedor melalui masuknya Aleksa Andrejic (61’) dan Dejan Racic (80’), bahkan hingga injury time memasukkan Esal Sahrul. Namun koordinasi lini belakang Dewa United yang dikawal Sonny Stevens tetap solid.
Tambahan waktu tujuh menit tak mengubah keadaan. Skor 0-1 menjadi hasil akhir.
Analisis Taktik: Duel Double Pivot dan Eksploitasi Half-Space
Secara struktur permainan, laga ini memperlihatkan duel double pivot yang menentukan kontrol ritme.
- Persita mengandalkan build-up bertahap dari belakang.
- Dewa United lebih efektif dalam fase transisi dan eksploitasi ruang antar lini.
Gol kemenangan lahir dari pola klasik: overload di sisi kiri, umpan cut-back, dan late run gelandang serang. Koordinasi Kafiatur Rizky dan Jaja dalam menjaga jarak antarlini menjadi kunci memutus alur distribusi Eber Bessa.
Dalam fase bertahan, Dewa United konsisten menjaga compactness antar lini, memaksa Persita melebar dan bermain crossing yang relatif mudah diantisipasi Kuipers dan Lowe.
Statistik dan Fakta Penting
- Skor akhir: Persita 0-1 Dewa United
- Pencetak gol: Ricky Kambuaya (36’)
- Assist: Jaja
- Form terakhir Persita (5 laga): 1 menang, 1 imbang, 3 kalah
- Form terakhir Dewa United (5 laga): 3 menang, 1 imbang, 1 kalah
- Head-to-head: Persita 2 kemenangan, Dewa United 5 kemenangan
Kemenangan ini juga mempertegas dominasi Dewa United dalam rekor pertemuan kedua tim.
Pemain Kunci
* Ricky Kambuaya
Selain mencetak gol penentu, ia aktif melakukan pergerakan vertikal dan membuka ruang bagi Lilipaly. Perannya sebagai attacking midfielder menjadi titik sentral serangan.
* Jaja
Motor permainan Dewa United. Selain assist, ia unggul dalam duel dan distribusi progresif.
* Nick Kuipers dan Damion Lowe
Duet bek tengah yang tampil disiplin menghalau bombardir Persita di babak kedua.
Dampak Klasemen dan Agenda Berikutnya
Tambahan tiga poin menjaga posisi Dewa United di papan atas klasemen dan memperkuat momentum jelang laga berikutnya melawan Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
Sementara Persita harus segera bangkit sebelum menghadapi PSM Makassar pada pekan selanjutnya jika tak ingin terjerembab lebih jauh.
Hasil Persita vs Dewa United di pekan ke-23 Liga 1 2025/2026 ini menegaskan efektivitas dan kematangan taktik tim tamu dalam laga ketat yang ditentukan satu momen krusial.
(fotmob/ai/hm27)
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER



















