Gol Kilat Lacroix Bungkam Old Trafford! MU Tertinggal 0-1 dari Crystal Palace di Babak Pertama

Kemelud di depan gawang MU. (foto:reuters/mistar)
Pematangsiantar, MISTAR.ID
Manchester United harus menelan kenyataan pahit di 45 menit pertama saat menjamu Crystal Palace pada pekan ke-28 Premier League, Minggu (1/3/2026) malam WIB. Bermain di Old Trafford, Setan Merah tertinggal 0-1 hingga turun minum.
Gol cepat Maxence Lacroix di awal laga menjadi pembeda sementara dalam duel yang berlangsung penuh tensi tersebut.
Gol Cepat yang Mengubah Atmosfer
Laga baru berjalan empat menit ketika Palace mengejutkan publik tuan rumah. Berawal dari sepak pojok Brennan Johnson di sisi kiri, Lacroix berhasil melepaskan diri dari kawalan Leny Yoro dan menanduk bola dengan akurat. Si kulit bundar sempat membentur tiang sebelum bersarang di gawang Senne Lammens.
Gol tersebut terbilang spesial. Itu merupakan gol kedua Lacroix dalam 62 penampilan liga, dan keduanya tercipta melawan klub asal Manchester. Lebih menarik lagi, peluang tersebut hanya memiliki nilai expected goals (xG) 0,02—menunjukkan efektivitas tinggi dari tim tamu.
Bagi United, gol ini kembali membuka luka lama: pertahanan bola mati. Sejak musim lalu, mereka termasuk salah satu tim dengan jumlah kebobolan dari sepak pojok terbanyak di liga.
Palace Percaya Diri, MU Kehilangan Ritme
Setelah unggul, Palace tampil disiplin dan nyaman mengontrol tempo. Hingga menit ke-20, mereka mencatatkan 58 persen penguasaan bola dan beberapa kali menekan melalui pergerakan Ismaila Sarr di sisi kanan.
Sarr bahkan hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-12, tetapi tembakannya masih bisa ditepis Lammens.
Sebaliknya, United terlihat lambat membangun serangan. Kobbie Mainoo kesulitan mengalirkan bola dengan progresif, sementara Bruno Fernandes tampak frustrasi karena minimnya pergerakan tanpa bola dari rekan-rekannya.
Momentum Berubah di Pengujung Babak
Memasuki 15 menit terakhir babak pertama, tekanan United mulai meningkat. Tuan rumah menguasai 79 persen bola dalam periode tersebut dan mencatatkan lima percobaan terakhir di pertandingan.
Bruno Fernandes menjadi motor kebangkitan. Pada menit ke-42, ia melepaskan tendangan bebas melengkung dari jarak sekitar 22 yard yang memaksa Dean Henderson melakukan penyelamatan gemilang. Semenit berselang, umpan matang Bruno kembali menciptakan peluang, tetapi sundulan Casemiro tipis melebar dari sasaran.
Sebelumnya, Benjamin Sesko juga sempat mengancam lewat sundulan, namun masih terlalu lemah untuk menaklukkan Henderson.
Ironisnya, hingga menit ke-30, United hanya memiliki xG 0,01—terendah mereka dalam setengah jam awal laga Premier League musim ini. Tekanan di akhir babak belum cukup untuk menghapus defisit gol.
Cedera Shaw dan Kartu Kuning Dalot
United mendapat kabar kurang baik ketika Luke Shaw harus ditarik keluar pada menit ke-24 akibat cedera setelah duel keras. Ia digantikan oleh Noussair Mazraoui.
Di sisi lain, Diogo Dalot menerima kartu kuning pada menit ke-36 usai tekel terlambat terhadap Daichi Kamada. Gelandang Palace itu sebelumnya juga sudah mengantongi kartu kuning lebih dulu karena pelanggaran terhadap Bryan Mbeumo.
Efektivitas Tamu, PR Besar Tuan Rumah
Babak pertama memperlihatkan kontras pendekatan kedua tim. Palace tampil efisien, disiplin, dan tajam dalam memanfaatkan peluang. United, meski akhirnya dominan dalam penguasaan bola, belum mampu mengonversi tekanan menjadi gol.
Skor 0-1 menutup paruh pertama. Jika intensitas akhir babak pertama bisa dipertahankan, peluang United untuk bangkit tetap terbuka. Namun, Palace jelas tidak datang ke Manchester hanya untuk bertahan.
Babak kedua dipastikan berjalan panas.
(fotmob/ai/hm27)
























