Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Didorong Zamorano, Manuel Pellegrini Makin Dekat ke Timnas Chile? Ini Rekam Jejak ‘El Ingeniero’

Mistar.idRabu, 8 April 2026 pukul 14.52 WIB
didorong_zamorano_manuel_pellegrini_makin_dekat_ke_timnas_chile_ini_rekam_jejak_el_ingeniero

Ilustrasi, Ivan Zamorano, Logo Timnas Chile, dan Manuel Pellegrini. (foto:ferry/wikipedia/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Isu kepelatihan Timnas Chile kembali memanas. Nama Manuel Pellegrini mencuat sebagai kandidat kuat untuk menukangi La Roja, menyusul desakan dari legenda sepak bola Chile, Iván Zamorano.

Zamorano secara terbuka meminta Pellegrini segera mengambil keputusan terkait masa depannya bersama tim nasional. Di tengah kebutuhan Chile akan stabilitas dan proyek jangka panjang, figur “El Ingeniero” dinilai sebagai sosok paling ideal untuk memimpin regenerasi.

Lalu, siapa sebenarnya Manuel Pellegrini dan bagaimana rekam jejaknya hingga namanya begitu dihormati di kancah global?

Dari Insinyur ke Pelatih Elite Eropa

Manuel Luis Pellegrini Ripamonti lahir di Santiago, Chile, 16 September 1953. Julukan “El Ingeniero” melekat karena ia menyelesaikan pendidikan di bidang teknik sipil sebelum sepenuhnya terjun ke dunia sepak bola.

Sebagai pemain, Pellegrini berposisi bek tengah dan memperkuat Universidad de Chile selama lebih dari satu dekade. Namun kariernya sebagai pemain tak sementereng kiprahnya di dunia kepelatihan.

Ia hanya sekali membela Timnas Chile sebelum memutuskan pensiun dan beralih menjadi pelatih — keputusan yang kemudian mengubah sejarah kariernya.

Rekam Jejak Global: Dari Amerika Latin ke Premier League

Karier kepelatihan Pellegrini dimulai di Chile, lalu berkembang ke Argentina dan Ekuador. Namanya mulai dikenal luas saat menangani Villarreal di Spanyol. Bersama klub tersebut, ia membawa “Kapal Selam Kuning” ke semifinal Liga Champions dan finis runner-up La Liga — pencapaian terbaik dalam sejarah klub.

Reputasinya terus melesat saat dipercaya melatih Real Madrid, meski hanya satu musim. Namun momen paling prestisius datang ketika ia menangani Manchester City.

Bersama City, Pellegrini memenangkan Premier League musim 2013/2014 dan dua trofi Piala Liga Inggris. Ia menjadi pelatih Chile pertama yang menjuarai kompetisi kasta tertinggi Inggris.

Tak berhenti di sana, ia juga membawa Real Betis meraih Copa del Rey 2022 — trofi yang sangat emosional bagi klub asal Sevilla tersebut. Di Betis, ia mencatatkan diri sebagai salah satu pelatih tersukses dalam sejarah modern klub.

Secara keseluruhan, Pellegrini termasuk sedikit pelatih yang mampu meraih gelar liga di berbagai negara berbeda — sebuah bukti konsistensi dan adaptasi taktiknya di level tertinggi.

Anekdot Unik: Zamorano dan Keputusan Pensiun

Hubungan Pellegrini dan Iván Zamorano bukan sekadar isu terkini soal Timnas Chile.

Ada cerita menarik di masa lalu. Pellegrini pernah mengungkap bahwa salah satu momen yang membuatnya yakin untuk pensiun sebagai pemain adalah ketika ia kalah duel udara dari Zamorano yang saat itu masih muda. Zamorano kemudian menjelma menjadi striker legendaris Chile dan ikon sepak bola dunia.

Anekdot ini menjadi simbol peralihan generasi — sekaligus ironi indah bahwa kini Zamorano justru mendorong Pellegrini untuk memimpin generasi baru La Roja.

Pellegrini dan Masa Depan La Roja

Timnas Chile tengah berada dalam fase transisi dan berjuang menemukan kembali performa terbaiknya setelah era emas yang menghasilkan dua gelar Copa América.

Di tengah situasi tersebut, Pellegrini dinilai sebagai figur berpengalaman dengan kredibilitas internasional dan kapasitas membangun proyek jangka panjang.

Sang pelatih sendiri pernah menyatakan terbuka untuk melatih negaranya suatu hari nanti, asalkan ada perencanaan matang dan visi yang jelas dari federasi. Bagi Pellegrini, proyek lebih penting daripada sekadar jabatan.

Desakan dari Zamorano mencerminkan suara publik yang menginginkan keputusan cepat. Namun hingga kini, belum ada kepastian apakah Pellegrini akan meninggalkan komitmennya di level klub demi panggilan tanah air.

Sosok Strategis yang Ditunggu Chile

Manuel Pellegrini bukan hanya pelatih berpengalaman, tetapi simbol kompetensi dan ketenangan dalam sepak bola modern. Dengan pengalaman di Spanyol dan Inggris, serta reputasi sebagai manajer taktis yang elegan, ia dianggap mampu mengembalikan daya saing Chile di level internasional.

Kini pertanyaannya bukan lagi soal kapasitas, melainkan waktu dan komitmen.

Akankah “El Ingeniero” pulang untuk membangun kembali La Roja?

Chile menunggu.

(berbagaisumber/ai/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN