Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
OLAHRAGA

Bersinar di Piala Dunia, Kiper Cape Verde Gabung Klub Raksasa Chile

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 15.31 WIB
bersinar_di_piala_dunia_kiper_cape_verde_gabung_klub_raksasa_chile

Kiper Cape Verde, Vozinha, berpose saat diperkenalkan sebagai pemain baru Colo-Colo di Stadion Monumental, Santiago, Chile, Selasa (4/8/2026). (foto ap/esteban felix)

news_banner

Santiago, MISTAR.ID - Karier penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, berubah drastis setelah tampil gemilang di Piala Dunia. Kiper berusia 40 tahun itu kini resmi bergabung dengan Colo-Colo, klub tersukses di Chile, meski sepanjang kariernya lebih banyak membela klub-klub di divisi bawah.

Dilansir dari Associated Press (AP), Vozinha diperkenalkan sebagai pemain baru Colo-Colo pada Rabu (5/8/2026). Sebelumnya, ia memperkuat Chaves yang berkompetisi di kasta kedua Liga Portugal.

"Meski bermain di klub-klub kecil dan membela tim yang bukan raksasa, jauh di lubuk hati saya selalu percaya bahwa saya adalah pemain untuk klub besar. Ketika Colo-Colo datang, keputusan itu sangat jelas," ujar Vozinha dalam konferensi pers.

Kiper bernama asli Josimar Évora Dias itu mengaku menerima sejumlah tawaran sebelum bergabung dengan klub asal Santiago tersebut. Namun, sejak awal ia memastikan Colo-Colo menjadi pilihan utamanya.

"Sejak hari pertama, saya tahu di mana saya ingin bermain. Saya menerima banyak tawaran, tetapi Colo-Colo selalu menjadi prioritas," katanya.

Kepindahan Vozinha ke Chile sempat menghadapi kendala unik. Regulasi sepak bola Chile mengharuskan pemain menggunakan nama keluarga resmi di bagian belakang jersey, sementara Josimar lebih dikenal dengan nama panggilan Vozinha.

Dalam bahasa Portugis, Vozinha berarti "nenek". Nama tersebut memiliki nilai emosional bagi sang kiper karena sudah melekat sepanjang hidupnya.

Ia sempat merasa kecewa jika harus kehilangan nama panggilannya, namun Federasi Sepak Bola Chile akhirnya memberikan izin khusus agar ia tetap menggunakan nama Vozinha di jersey.

"Itu adalah nama yang saya gunakan sepanjang hidup. Di Cape Verde, nama itu memiliki arti dan sejarah yang besar, dan kini dikenal di seluruh dunia. Jika nenek saya masih hidup, saya yakin beliau akan bangga. Saya ingin terus menggunakan nama ini sebagai bentuk penghormatan," ucapnya.

Vozinha tiba di Santiago pada Minggu dan langsung mendapat sambutan meriah dari pendukung Colo-Colo yang membawa bendera, spanduk, serta menabuh drum.

Setelah menjalani tes medis dan menandatangani kontrak pada Senin, ia mengikuti latihan perdana bersama rekan-rekan barunya pada Selasa. Ia berpeluang menjalani debut saat Colo-Colo menghadapi Unión La Calera pada Minggu (9/8/2026) mendatang.

Bagi Vozinha, Piala Dunia menjadi momen terbesar dalam perjalanan kariernya. Penampilan impresif ketika menghadapi tim-tim kuat seperti Spanyol, Uruguay, dan Argentina membuat namanya dikenal luas.

Popularitasnya meningkat tajam setelah turnamen tersebut. Jumlah pengikutnya di media sosial melonjak dari kurang dari 50 ribu menjadi hampir 30 juta hanya dalam hitungan pekan.

Performa gemilang itu juga membuatnya masuk dalam daftar Best XI Piala Dunia FIFA.

"Piala Dunia adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam karier sepak bola saya, tetapi itu sudah menjadi masa lalu. Kini saya berada di Colo-Colo, klub besar dengan sejarah luar biasa. Ini adalah puncak karier klub saya," kata Vozinha.

Kini, ia berharap dapat membawa pengalaman dari panggung internasional untuk membantu Colo-Colo meraih target musim ini.

"Bermain di Piala Dunia membawa tekanan besar. Saya menghadapi tim nasional terbaik di dunia, dan sekarang saya hanya ingin bekerja keras serta membantu tim ini mencapai tujuannya," tutupnya. (apnews)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN