Monday, June 15, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Penampakan Bangkai Taksi yang Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi

Mistar.idSelasa, 28 April 2026 15.18
AN
penampakan_bangkai_taksi_yang_jadi_pemicu_tabrakan_kereta_di_bekasi

Penampakan bangkai taksi yang jadi pemicu tabrakan kereta di Bekasi. (Foto: Antara Foto/Fakhri Hermansyah)

news_banner

Bekasi, MISTAR.ID

Kecelakaan antara Kereta Api (KA) Jarak Jauh dan Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya. Peristiwa yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam itu diduga dipicu oleh sebuah taksi yang tertemper di perlintasan rel.

Dikutip dari Detikcom, Selasa (28/4/2026), bangkai taksi berwarna hijau toska dengan kode CT11271 terlihat berada di tepi rel dekat Stasiun Bekasi Timur.

Kondisi kendaraan tersebut ringsek parah, dengan pintu depan sebelah kiri penyok dan spion dalam kondisi tergantung. Sebagian besar kaca kendaraan juga tampak pecah.

Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kendaraan, termasuk bagian dalam taksi.

Sopir taksi Green SM yang selamat mengaku kendaraannya mengalami gangguan secara tiba-tiba saat berada di perlintasan. Ia menyebut mobil yang dikendarainya tidak dapat dijalankan ketika kereta melintas.

“Mobil tiba-tiba tidak bisa digerakkan saat kereta lewat,” ujarnya dikutip dari TikTok @jakartainsidecom.

Terpisah, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait insiden tersebut, termasuk operasional taksi yang terlibat.

“Setiap terjadi kecelakaan pasti akan kami lakukan evaluasi agar ke depan bisa diperbaiki,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi, Selasa (28/4/2026).

Selain itu, Kemenhub juga akan mengevaluasi kebutuhan pembangunan jalur ganda tambahan atau double-double track di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, jalur tersebut masih digunakan bersama oleh KA jarak jauh dan KRL.

Kecelakaan terjadi ketika KRL yang berada di lokasi sedang berhenti, diduga akibat adanya gangguan sebelumnya di perlintasan. KA jarak jauh yang melintas kemudian menabrak rangkaian KRL tersebut.

Benturan keras menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong khusus wanita di bagian belakang yang dilaporkan robek akibat tabrakan.

Proses evakuasi korban telah selesai dilakukan pada Selasa pagi. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mayjen TNI M Syafii menyatakan seluruh korban telah berhasil dievakuasi.

“Seluruh korban sudah dievakuasi, dan semuanya berjenis kelamin perempuan,” ujarnya. (hm25)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN