Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Ini Kronologi, Motif, dan Fakta Hubungan dengan Korban

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 20.45 WIB
pelaku_mutilasi_di_depok_ditangkap_ini_kronologi_motif_dan_fakta_hubungan_dengan_korban

Ilustrasi, jasad korban mutilasi yang ditemukan. (foto:gemini/mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID (5/8/2026) — Kasus mutilasi yang menggemparkan Kota Depok akhirnya mulai menemui titik terang. Polisi berhasil menangkap pelaku berinisial Saepul (26) setelah melarikan diri ke wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Kunaefi (51), warga Cipayung, Depok, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya. Jasad korban kemudian ditemukan dalam kondisi termutilasi di dalam karung di kawasan Pancoran Mas, Depok.

Meski pelaku telah diamankan, penyidik masih terus mendalami motif di balik pembunuhan sadis tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan sejumlah alat bukti untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang berujung pada aksi mutilasi.

Apa Itu Mutilasi?

Mutilasi merupakan tindakan memotong atau menghilangkan sebagian maupun seluruh anggota tubuh seseorang. Dalam kasus pidana, mutilasi umumnya dilakukan setelah korban meninggal dunia dengan berbagai motif, mulai dari upaya menghilangkan jejak kejahatan, mempersulit identifikasi korban, hingga didorong oleh faktor emosional atau konflik pribadi.

Pada kasus di Depok, polisi menetapkan perkara ini sebagai pembunuhan yang disertai tindakan mutilasi terhadap korban.

Siapa Pelaku dan Korban?

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Saepul (26), sementara korbannya adalah Kunaefi (51).

Kunaefi sebelumnya sempat dinyatakan hilang oleh keluarganya sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan.

Pelaku Ditangkap Saat Berusaha Kabur ke Banten

Pelarian Saepul tidak berlangsung lama. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkapnya pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 04.15 WIB di kawasan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif pembunuhan.

Kronologi Kasus Mutilasi di Depok

Korban Dilaporkan Hilang

Peristiwa bermula ketika Kunaefi dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 25 Juli 2026 karena tidak kunjung pulang ke rumah.

Jasad Ditemukan di Dalam Karung

Pada Selasa (4/8/2026), warga menemukan sebuah karung mencurigakan di lahan kosong kawasan Pancoran Mas, Depok. Setelah diperiksa, karung tersebut berisi jasad seorang pria dalam kondisi termutilasi.

Penemuan itu langsung ditindaklanjuti polisi dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi korban.

Identitas Korban Terungkap

Melalui pemeriksaan forensik dan pencocokan data laporan orang hilang, polisi memastikan jasad tersebut merupakan Kunaefi.

Polisi Memburu Pelaku

Berbekal keterangan saksi dan hasil penyelidikan, penyidik mengidentifikasi Saepul sebagai terduga pelaku. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga ke luar wilayah Depok.

Pelaku Berhasil Ditangkap

Upaya pelarian Saepul akhirnya berakhir di Panimbang, Pandeglang. Polisi berhasil menangkap pelaku hanya dalam waktu singkat setelah identitasnya terungkap.

Apa Motif Pembunuhan?

Hingga kini, polisi menyatakan motif pembunuhan masih dalam pendalaman.

Berdasarkan keterangan awal, aksi pembunuhan diduga dipicu oleh pertengkaran antara pelaku dan korban. Namun, penyidik masih menyelidiki kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakangi tindak pidana tersebut.

Bagaimana Pelaku dan Korban Saling Mengenal?

Penyidik mengungkapkan bahwa pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum akhirnya bertemu secara langsung.

Pertemuan mereka kemudian berlanjut di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cipayung, Depok, yang diduga menjadi lokasi pembunuhan sebelum jasad korban dimutilasi dan dibuang ke lokasi lain.

Polisi masih mendalami sejak kapan komunikasi keduanya terjalin serta bagaimana hubungan mereka berkembang hingga berujung pada peristiwa tragis tersebut.

(berbagaisumber/hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN