Wednesday, August 5, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Jumlah Penduduk Miskin di Indonesia Turun Jadi 22,93 Juta Orang

Mistar.idRabu, 5 Agustus 2026 pukul 13.21 WIB
jumlah_penduduk_miskin_di_indonesia_turun_jadi_2293_juta_orang

Aktivitas warga miskin yang tinggal di kolong flyover Kampung Lodan, Jakarta, Selasa (5/1). (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2026 mencapai 22,93 juta orang atau sekitar 8,07 persen dari total populasi. Dibandingkan September 2025, jumlah tersebut berkurang sekitar 430 ribu orang.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengatakan tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan sebesar 0,18 poin persentase dibandingkan periode sebelumnya.

"Pada Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau turun sebanyak 0,43 juta orang dibandingkan September 2025. Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 mencapai 8,07% atau turun sebesar 0,18% poin dibandingkan September 2025, " kata Edy dalam konferensi pers di kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026), dilansir dari detikFinance.

Menurut Edy, tren sejak Maret 2023 menunjukkan kondisi yang terus membaik, baik dari sisi jumlah maupun persentase penduduk miskin yang secara konsisten mengalami penurunan hingga Maret 2026.

Dibandingkan September 2025, garis kemiskinan di perkotaan naik 4,50%, sedangkan di pedesaan meningkat 4,08%. Edy menambahkan, komoditas makanan masih menjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan garis kemiskinan dengan porsi 74,70%, sementara komoditas bukan makanan berkontribusi sebesar 25,30%.

Dalam konteks rumah tangga, BPS mencatat rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,62 anggota rumah tangga. Dengan demikian, garis kemiskinan rumah tangga miskin pada Maret 2026 mencapai Rp 3.910.866 per bulan. (Detik)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN