Saturday, July 4, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Iduladha 1447 H Diperkirakan Jatuh pada 27 Mei 2026

Mistar.idMinggu, 17 Mei 2026 pukul 17.42 WIB
iduladha_1447_h_diperkirakan_jatuh_pada_27_mei_2026

Jelang sidang isbat Iduladha 1447 H. (foto: detik/mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) menyampaikan hasil pemantauan posisi hilal untuk penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah telah memenuhi syarat yang ditentukan. Berdasarkan hasil hisab tersebut, Hari Raya Iduladha 1447 H diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026.

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, mengatakan seluruh wilayah Indonesia telah memenuhi kriteria MABIMS untuk penentuan awal bulan Qamariah.

“Secara hisab, 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Senin Kliwon, 18 Mei 2026,” ujar Cecep dalam seminar menjelang sidang isbat di Jakarta Pusat, Minggu (17/5/2026).

Ia menjelaskan, posisi hilal di seluruh Indonesia sudah memenuhi syarat tinggi minimum hilal dan elongasi sesuai ketentuan MABIMS.

Menurutnya, pada 29 Zulqa’dah 1447 H atau 17 Mei 2026, tinggi hilal di seluruh wilayah NKRI telah melampaui batas minimum 3 derajat dengan elongasi minimal 6,4 derajat.

Dengan kondisi tersebut, hilal awal Zulhijah secara teoritis sangat memungkinkan untuk dapat terlihat saat proses rukyatul hilal dilakukan.

Penetapan awal Zulhijah sendiri dilakukan melalui kombinasi metode hisab atau perhitungan astronomi dan rukyat atau pengamatan hilal secara langsung. Kedua metode tersebut digunakan untuk menghasilkan keputusan yang lebih komprehensif.

Rangkaian sidang isbat diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kemenag. Setelah itu, panitia menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Sidang isbat dijadwalkan berlangsung pukul 18.00 WIB dan dilanjutkan konferensi pers penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah sekitar pukul 19.00 WIB.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN