Geger Lapas Cibinong: 10 Kamar Berfasilitas Mewah Ditemukan, Ada Dugaan Bayar Sewa

Bangunan yang diduga fasiltas mewah yang digunakan tahanan di Lapas Cibinong (Foto: Istimewa/Mistar)
Bogor, MISTAR.ID - Temuan mengejutkan terungkap dalam inspeksi mendadak Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tim Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar dengan fasilitas yang disebut menyerupai standar apartemen di area belakang lapas.
Kamar-kamar tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas yang tidak biasa ditemukan dalam hunian warga binaan, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas hingga berbagai perlengkapan memasak.
Dalam pemeriksaan tersebut, Ombudsman juga menemukan minuman beralkohol di dalam salah satu kulkas. Botol-botol bekas minuman beralkohol turut ditemukan di sekitar tempat pembuangan sampah.
Penghuni diduga bayar untuk menempati kamar
Temuan lain yang menjadi perhatian Ombudsman adalah pengakuan salah seorang penghuni fasilitas tersebut.
Warga binaan itu mengaku harus membayar sejumlah uang untuk dapat menempati kamar dengan fasilitas khusus tersebut. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti berapa nominal yang dibayarkan maupun kepada siapa uang tersebut diserahkan.
Informasi mengenai dugaan pembayaran tersebut masih menjadi bagian yang perlu didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Nama Ferdy Sambo ikut disorot
Temuan kamar mewah di Lapas Cibinong kemudian dikaitkan dengan keberadaan Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri yang juga merupakan warga binaan di lapas tersebut.
Namun, Ombudsman menegaskan belum dapat memastikan apakah Sambo pernah menempati atau menggunakan fasilitas khusus yang ditemukan dalam sidak tersebut.
“Belum bisa pastikan,” kata Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin saat ditanya mengenai kemungkinan Sambo menggunakan fasilitas tersebut.
Ombudsman juga menyatakan timnya tidak melihat Sambo maupun warga binaan tertentu lainnya berada di area fasilitas tersebut ketika pemeriksaan dilakukan.
Tim Ombudsman sempat dihalangi petugas
Persoalan lain muncul ketika tim Ombudsman hendak memasuki area belakang lapas untuk melakukan pemeriksaan.
Tim mengaku sempat mendapatkan hambatan dari petugas lapas. Situasi bahkan disebut memanas hingga terjadi cekcok dan aksi saling dorong sebelum petugas Ombudsman akhirnya dapat masuk ke area tersebut.
Ombudsman menyebut hambatan dalam pemeriksaan di Lapas Cibinong bukan merupakan kejadian yang baru pertama kali dialami.
Ditjenpas bentuk tim investigasi
Temuan Ombudsman tersebut kini mendapat tindak lanjut dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas).
Ditjenpas telah membentuk tim investigasi untuk mengusut sejumlah persoalan yang ditemukan Ombudsman, termasuk keberadaan fasilitas mewah di area lapas, dugaan pembayaran oleh warga binaan, serta dugaan penghalangan terhadap proses pemeriksaan.
Investigasi tersebut diharapkan dapat mengungkap bagaimana fasilitas dengan perlengkapan seperti ruang tamu, dapur, televisi dan kulkas bisa berada di dalam area Lapas Cibinong, termasuk siapa pihak yang bertanggung jawab atas keberadaannya.










































