Monday, June 22, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Danantara Rampungkan Konsolidasi 258 BUMN, Bidik Tambahan 300 Entitas

Mistar.idSenin, 22 Juni 2026 pukul 09.32 WIB
EH
danantara_rampungkan_konsolidasi_258_bumn_bidik_tambahan_300_entitas

Kantor Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (30/6/2025). (Foto: Najma Ramadhanya/kumparan)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Proses restrukturisasi perusahaan pelat merah yang dijalankan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara terus berlanjut. Hingga saat ini, sebanyak 258 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah masuk dalam tahap konsolidasi, sementara ratusan entitas lainnya menjadi target berikutnya.

Perkembangan tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Roeslani, saat melaporkan kinerja lembaganya kepada Presiden Prabowo Subianto di kediaman Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (21/6/2026).

Melalui unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut langkah konsolidasi tersebut merupakan bagian dari agenda transformasi BUMN yang sedang dijalankan pemerintah.

"Dari total sekitar 1.077 entitas BUMN, sebanyak 258 telah berhasil dikonsolidasikan, dan dilanjutkan dengan target sekitar 300 entitas dalam waktu dekat," ucap Teddy dalam keterangan yang dikutip Senin (22/6/2026).

Menurutnya, penyederhanaan struktur perusahaan negara diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan, memperkuat tata kelola korporasi, sekaligus menekan berbagai biaya yang selama ini menjadi beban negara.

"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung negara," ujarnya.

Selain membahas perkembangan konsolidasi BUMN, pertemuan tersebut juga menyinggung peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat dikembangkan melalui Danantara. Sejumlah sektor dinilai memiliki prospek besar untuk mendorong aktivitas ekonomi nasional.

Teddy mengatakan, sektor pariwisata menjadi salah satu fokus pembahasan, termasuk pengembangan berbagai kegiatan yang mampu menarik wisatawan dan investasi.

"Peluang pertumbuhan ekonomi baru yang dapat didorong oleh Danantara, termasuk penguatan sektor pariwisata melalui penyelenggaraan event olahraga, konser musik, hingga industri kreatif yang mampu menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan perputaran ekonomi nasional," tutur Teddy. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN