Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
NASIONAL

Aceh Peringati 21 Tahun Tsunami di Tengah Duka Bencana Banjir dan Longsor

Mistar.idJumat, 26 Desember 2025 pukul 15.08 WIB
aceh_peringati_21_tahun_tsunami_di_tengah_duka_bencana_banjir_dan_longsor

Korban selamat tsunami Aceh, Jasmi dan istrinya Sunarti bergandengan tangan menatap bekas rumah mereka yang tersapu tsunami pada 3 Januari 2005. (foto: Getty Images/Mistar)

news_banner

Aceh, MISTAR.ID

Pemerintah Aceh memperingati 21 tahun tragedi tsunami 2004 di tengah suasana duka akibat bencana banjir dan longsor yang kembali melanda wilayah tersebut.

Peringatan bertajuk “21 Tahun Tsunami Aceh dan Doa Bersama untuk Korban Banjir–Longsor” dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (27/12/2025), mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.

Melalui keterangan resmi yang dimuat di situs Museum Tsunami Aceh, pemerintah menyebut kegiatan ini sebagai momentum refleksi, pembelajaran, serta doa bersama agar Aceh semakin tangguh menghadapi bencana di masa depan.

Berdasarkan informasi pada banner resmi Museum Tsunami, acara tersebut dijadwalkan dihadiri Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta diisi tausiah oleh Ustaz Abdul Somad.

Seperti diketahui, Aceh pernah diterjang tsunami dahsyat setelah gempa berkekuatan magnitudo 9,1 mengguncang wilayah Samudra Hindia pada 26 Desember 2004. Bencana tersebut tercatat sebagai salah satu tragedi paling mematikan dalam sejarah modern, dengan korban jiwa lebih dari 200 ribu orang serta kerusakan besar pada infrastruktur dan perekonomian daerah.

Meski telah berupaya bangkit selama dua dekade terakhir, Aceh kembali diuji oleh bencana alam. Pada akhir November 2025, banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Akibat bencana terbaru tersebut, tercatat 1.135 orang meninggal dunia, 173 orang dinyatakan hilang, dan sedikitnya 157.838 rumah mengalami kerusakan atau terdampak. Selain itu, sejumlah akses jalan terputus sehingga menyulitkan distribusi bantuan dan mobilitas warga di beberapa daerah. (hm24)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN