Yahdi Khoir Harahap: Sinkronisasi Kebijakan Jadi Kunci Ekspor Cabai Sumut

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumatera Utara, Yahdi Khoir Harahap. (foto: ari/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Ketua Fraksi PAN DPRD Sumut, Yahdi Khoir Harahap, mendorong ekspor komoditas cabai merah dari Sumut secara optimal. Ia menilai pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari strategi besar menuju swasembada pangan dan energi di daerah.
Menurutnya, Sumut memiliki potensi besar sebagai kawasan swasembada, terutama dari sektor hortikultura seperti cabai merah. Bahkan, Kabupaten Batu Bara disebut telah menunjukkan geliat positif dengan rutin memasok cabai ke Provinsi Riau setiap hari.
“Batu Bara setiap hari mengirim cabai ke Riau. Ini bukti bahwa potensi kita sangat besar dan tinggal bagaimana dikelola lebih optimal hingga mampu menembus pasar ekspor,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 16 hektare lahan cabai merah yang tersebar di sejumlah daerah penghasil utama seperti Kabupaten Karo, Deli Serdang, Batu Bara, hingga Padangsidimpuan.
“Produksi dari wilayah-wilayah tersebut mampu menjadi tulang punggung penguatan komoditas cabai di Sumut,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut itu.
Meski demikian, Ia menekankan pengembangan sektor ini harus didukung dengan kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Pasalnya, sinkronisasi program dinilai menjadi kunci agar target swasembada pangan dapat tercapai secara maksimal.
“Program pusat, provinsi, dan daerah harus linear. Asta cita kedua tentang swasembada pangan harus benar-benar dijalankan. Semua kawasan pertanian wajib menyesuaikan dan menjadikannya prioritas,” ucapnya.
Ia menyebut penguatan sektor pertanian termasuk pengembangan komoditas cabai, menjadi salah satu agenda utama dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2027.
Dengan dukungan kebijakan yang tepat, ia optimistis Sumut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan daerah, tetapi juga menjadi salah satu daerah penopang ekspor cabai nasional maupun international.
“Kalau dikelola serius, bukan tidak mungkin Sumut menjadi penopang utama ekspor cabai. Ini peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi daerah,” tuturnya.
BERITA TERPOPULER
























