Makna Kesaktian Pancasila Menurut KAMMI Sumut: Hukum Harus Ditegakkan

Ketua Umum PW KAMMI Sumut Hasan Basri saat berorasi dalam aksi unjuk rasa. (Foto: Dok. PW KAMMI Sumut)
Medan, MISTAR.ID (2/10/2026) - Pengurus Wilayah (PW) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara memaknai Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober sebagai momentum penegakan hukum di Indonesia.
Pada momen itu juga, KAMMI Sumut menyoroti berbagai permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Indonesia khususnya Sumatera Utara (Sumut), seperti menyoroti berbagai kesenjangan sosial di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PW KAMMI Sumut Hasan Basri dalam siaran pers kepada Mistar, Jumat (2/10/2026). Hasan menyebut PW KAMMI Sumut sempat menggelar aksi di sejumlah titik di Kota Medan dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila.
Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan untuk merefleksikan dan menyampaikan makna Pancasila kepada masyarakat, lembaga eksekutif, legislatif, serta aparat penegak hukum (APH).
"Dalam momentum Kesaktian Pancasila ini banyak hal yang perlu dimaknai. Dahulu Pancasila menjadi pemersatu dari upaya pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa. Kami dari PW KAMMI Sumut pada Hari Kesaktian Pancasila ini menyampaikan bagaimana Pancasila dimaknai sebagai penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Sumut," ujarnya.
Pada momentum Hari Kesaktian Pancasila 2026, pihaknya menyoroti masih banyaknya kesenjangan sosial di tengah masyarakat yang harus segera diselesaikan negara.
"Kami menyoroti beberapa hal terkait kehidupan berbangsa dan bertanah air, tentunya dalam kondisi masyarakat Indonesia, khususnya Sumut," kata Hasan. (hm02)
















































