Friday, July 3, 2026
home_banner_first
MEDAN

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Sumut Tertibkan Enam Perlintasan Ilegal

Mistar.idKamis, 14 Mei 2026 pukul 18.57 WIB
libur_panjang_kenaikan_yesus_kristus_kai_sumut_tertibkan_enam_perlintasan_ilegal

Petugas KAI Divre I Sumut melakukan penertiban fisik di salah satu perlintasan sebidang ilegal. (foto: KAI Sumut/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) menertibkan enam titik perlintasan sebidang ilegal selama periode Mei 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di tengah lonjakan mobilitas masyarakat saat libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.

Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan penertiban dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah strategis.

Enam titik perlintasan yang ditutup berada di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Asahan, dan Kabupaten Labuhanbatu Utara, yang selama ini dinilai berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan.

“Penertiban perlintasan dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat terjadi peningkatan mobilitas masyarakat pada masa libur panjang,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).

Langkah penertiban perlintasan ilegal ini mendapat dukungan dari warga sekitar. Syarif, warga Tebing Tinggi, menilai kebijakan tersebut penting untuk keselamatan, meski berharap tetap ada solusi akses jalan resmi bagi masyarakat.

“Kalau perlintasan liar memang berbahaya. Tapi kami juga berharap ada akses jalan resmi yang memadai agar warga tidak kesulitan,” katanya.

KAI menegaskan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat di sekitar jalur rel untuk mencegah pembukaan akses ilegal, sekaligus menjaga keselamatan dan ketepatan operasional perjalanan kereta api selama masa libur panjang.

Layani 21 ribu Penumpang

Selain penertiban jalur, KAI Sumut juga mencatat tingginya jumlah penumpang pada periode 14–17 Mei 2026, dengan total penjualan tiket mencapai 21.980 kursi. Khusus pada Kamis (14/5/2026), tercatat sebanyak 7.092 pelanggan telah melakukan pemesanan tiket.

KAI mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital seperti aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.kai.id guna menghindari antrean di stasiun. “Kami mengimbau masyarakat menggunakan kanal digital agar perjalanan lebih praktis dan efisien,” ucap Anwar.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN