Tuesday, August 25, 2026
home_banner_first
MEDAN

Kebakaran Kapal Ikan Berulang di Gabion Belawan, KPI Minta Pengawasan KKP Dievaluasi

Mistar.idSelasa, 25 Agustus 2026 pukul 12.05 WIB
kebakaran_kapal_ikan_berulang_di_gabion_belawan_kpi_minta_pengawasan_kkp_dievaluasi

Kebakaran kapal ikan di Gabion Belawan, Minggu (23/8/2026). (Foto: Kamal/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID – Terbakarnya pukat teri KM Cendrawasih Laut saat bertambat di gudang SU dalam wilayah kerja Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan (PPSB), Minggu (23/8/2026), menambah daftar insiden serupa di kawasan tersebut.

Sebelumnya, kapal pukat teri KM Merpati Indah 7 juga dilaporkan terbakar di perairan Belawan pada Kamis (6/8/2026). Kedua kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Berulangnya insiden kebakaran kapal itu mendapat tanggapan dari Ketua Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) Cabang Belawan, Rudi Hartono. Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi bahan evaluasi terhadap pengawasan keselamatan kapal dan anak buah kapal (ABK) di lingkungan PPS Belawan.

“Peristiwa kebakaran kapal ini sudah berulang kali terjadi, namun belum ada solusi konkret dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali,” tutur Rudi, Selasa (25/8/2026).

Menurut Rudi, pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kelaikan kapal sebelum berlayar perlu dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan Permen KP Nomor 3 Tahun 2021. Ia juga meminta seluruh prosedur operasional standar (SOP) ditegakkan untuk menjamin keselamatan ABK dan keamanan kapal.

Rudi menyebut puluhan kapal ikan telah mengalami kebakaran dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, ia menilai perlu ada langkah tegas dan konkret dari pihak PPS Belawan untuk menangani persoalan keselamatan kapal.

Ia bahkan meminta Menteri Kelautan dan Perikanan mengevaluasi pejabat terkait di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PPS Belawan yang dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Ini menyangkut keselamatan jiwa dan keberlangsungan usaha nelayan. Negara tidak boleh abai,” ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Belawan Pers Club (BPC), Irwan S. Pane, turut menyoroti keterbukaan informasi terkait insiden kebakaran kapal di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan.

Ia menyayangkan awak media disebut kesulitan mendapatkan informasi dari pihak yang berkompeten dalam penanganan kebakaran tersebut.

“Ke depan pihak berwenang dapat memberikan informasi sehingga pemberitaan mengenai kejadian di kawasan pelabuhan dapat disampaikan secara berimbang,” ujarnya.[]



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN