Cuaca Panas di Medan Jelang Ramadan, BMKG: Mulai Masuk Musim Kemarau

Ilustrasi cuaca panas. (foto:pixabay/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengemukakan bahwa cuaca panas di Kota Medan dan sekitarnya beberapa hari terakhir menjelang Ramadan 1447 H dipicu oleh perubahan musim dari musim hujan ke musim kemarau.
Hal ini diungkapkan Prakirawan Balai Besar MKG (BBMKG) Wilayah I Medan, Fauziah Fitri Damanik, saat dikonfirmasi Mistar via sambungan seluler, Rabu (11/2/2026).
"Saat ini sebagian wilayah Kota Medan sudah memasuki musim kemarau. Musim kemarau di Kota Medan bertepatan dengan memasuki Ramadan. Jadi wajar kondisi cuacanya panas," katanya.
BMKG memastikan cuaca panas yang terjadi di Indonesia, terutama di Medan, menjelang atau selama Ramadan bukanlah fenomena alam aneh, melainkan karena Ramadan di Indonesia bertepatan dengan musim kemarau.
"Kondisi musim terkini di Sumatera Utara (Sumut) sebesar 60 persen wilayah masih berada di musim hujan dan 40 persennya sudah memasuki musim kemarau," ujar Fauziah.
Selain Medan, lanjut Fauziah, wilayah di Sumut lainnya yang sudah memasuki musim kemarau antara lain Kabupaten Langkat bagian barat laut dan timur laut, Deli Serdang bagian barat laut dan timur laut, sebagian besar Serdang Bedagai, Batu Bara, serta Asahan bagian barat laut, tengah, tenggara, dan timur.
"Kabupaten Simalungun, Labuhanbatu bagian hilir, Labuhanbatu Selatan bagian tengah dan selatan, Labuhanbatu Utara, Dairi bagian utara, Karo bagian selatan, Kota Binjai, Tebing Tinggi, dan Tanjung Balai," ucapnya. (hm27)


















