Bea Cukai Sumut Bukukan Penerimaan Negara Rp2,3 Triliun pada Semester I 2026

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil DJBC Sumut, Sabaruddin Rahmat Pasaribu (kiri). (Foto: Deddy/Mistar)
Medan, MISTAR.ID – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Utara (Sumut) membukukan penerimaan negara sebesar Rp2,3 triliun sepanjang Januari hingga Juni atau semester I 2026.
Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Humas Kanwil DJBC Sumut, Sabaruddin Rahmat Pasaribu, mengatakan cukai hasil tembakau atau rokok menjadi salah satu penyumbang terbesar penerimaan negara pada semester I tahun ini.
"Kanwil DJBC Sumut berhasil membukukan penerimaan negara sebesar Rp2,3 triliun hingga akhir Juni 2026. Capaian tersebut telah mencapai 75,6 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp3,06 triliun. Untuk sektor cukai, penerimaan terbesar berasal dari cukai hasil tembakau sebesar Rp116,9 miliar," katanya saat dikonfirmasi Mistar melalui sambungan telepon, Jumat (17/7/2026).
Selain itu, penerimaan dari cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) mencapai Rp111,4 miliar, sedangkan cukai lainnya menyumbang Rp1,6 miliar.
Menurut Sabaruddin, penerimaan negara pada semester I 2026 didominasi oleh bea keluar yang mencapai Rp1,6 triliun.
"Penerimaan negara semester I tahun ini didominasi bea keluar sebesar Rp1,6 triliun. Hal ini menunjukkan aktivitas ekspor di Sumatera Utara tetap kuat. Capaian ini menjadi modal bagi kami untuk mencapai target penerimaan hingga akhir tahun," ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tergolong positif karena dalam enam bulan pertama realisasi penerimaan telah melampaui 50 persen dari target tahunan.
"Penerimaan dari bea masuk mencapai Rp458 miliar, sedangkan total penerimaan dari sektor cukai sebesar Rp230 miliar. Penerimaan bea masuk ini menunjukkan aktivitas impor di Sumatera Utara tetap terjaga," katanya.
Sabaruddin menilai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara DJBC Sumut dengan pelaku usaha serta para pemangku kepentingan. Ke depan, pihaknya berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, dan pendampingan kepada dunia usaha.
"Kami akan terus menguatkan pelayanan, pengawasan, dan asistensi kepada dunia usaha demi tercapainya target penerimaan negara sebesar Rp3,06 triliun dari Kanwil DJBC Sumut," ucapnya.
























