RSUD Pirngadi Medan Catat 54 Kematian Pasien Rawat Inap, Stroke Iskemik Tertinggi

Ilustrasi pasien rumah sakit yang meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. (Foto: Gemini AI/Mistar)
Medan, MISTAR.ID - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan mencatat 54 kasus kematian pasien yang telah ditangani berdasarkan data lima penyakit rawat inap selama periode Januari hingga Mei 2026.
Kepala Tim Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Ester Pinem, mengatakan sepanjang periode Januari sampai Mei 2026, penyakit paling banyak menyebabkan kematian adalah stroke iskemik dengan 16 kasus kematian.
"Posisi kedua ada Tuberkulosis (TB) paru belum terkonfirmasi dengan 12 kematian. Urutan ketiga terdapat penyakit radang paru-paru atau paru-paru basah dengan sembilan kasus kematian," ujar pada Rabu (24/6/2026).
Selain itu, penyakit gagal jantung menyumbang tiga kasus kematian dan menempati urutan keempat. Pada posisi kelima terdapat penyakit anemia dengan tiga kasus kematian.
Sejumlah penyakit lainnya juga turut menyumbang angka kematian pasien di rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan tersebut, di antaranya TB paru terkonfirmasi sebanyak dua kasus dan gangguan pencernaan kronis dua kasus.
Selanjutnya, terdapat gangguan keseimbangan elektrolit serta peradangan lambung, usus kecil, dan usus besar yang masing-masing menyumbang dua kasus kematian pasien.
"Kemudian penyakit HIV/AIDS satu kasus kematian. Penyakit kanker paru-paru dan dispepsia turut menyumbang masing-masing satu kasus kematian pasien," katanya.























