Saturday, June 6, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Pengamat: Vaksinasi Campak Terhadap Nakes Harus Dibarengi Penguatan Imunisasi di Masyarakat

Mistar.idSenin, 20 April 2026 15.33
journalist-avatar-top
BS
pengamat_vaksinasi_campak_terhadap_nakes_harus_dibarengi_penguatan_imunisasi_di_masyarakat_

Pengamat kesehatan Sumut, Destanul Aulia SKM. (foto: berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Pengamat kesehatan Sumatera Utara (Sumut), Destanul Aulia SKM, menilai kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan imunisasi atau vaksinasi kepada tenaga kesehatan (nakes) untuk melindungi dari penyakit campak, belum cukup.

Menurut Destanul, pemberian vaksin campak memang langkah penting dan tepat sasaran.

"Tapi upayanya belum bisa dikatakan komprehensif dalam pengendalian campak secara keseluruhan. Dalam perspektif epidemiologi, campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan paling tinggi," ujarnya, Senin (20/4/2026).

Akademisi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), itu mengatakan satu kasus campak dapat menularkan ke banyak orang, jika tidak ada kekebalan kelompok yang kuat di warga.

"Kondisi ini menunjukkan bahwa pemberian perlindungan (vaksin campak) tidak bisa hanya difokuskan pada tenaga kesehatan, tetapi harus mencakup populasi masyarakat secara luas," katanya.

Dijelaskannya, penelitian membuktikan wabah campak tetap dapat terjadi di fasilitas kesehatan apabila terdapat celah, seperti rendahnya cakupan vaksinasi, keterlambatan mendeteksi kasus, serta lemahnya penerapan pengendalian infeksi.

"Maka vaksinasi tenaga medis harus berjalan beriringan dengan penguatan imunisasi rutin di masyarakat, peningkatan surveilans, serta respons cepat terhadap setiap kasus yang muncul agar rantai penularan benar-benar bisa diputus," ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN