PGN Akui Ledakan Grand Polonia Diduga Kuat Akibat Detonasi Gas

GM Regional 1 PGN, Andi Sangga saat memberi keterangan. (foto: putra/mistar)
Medan, MISTAR.ID - Perusahaan Gas Negara (PGN) melalui GM Regional 1, Andi Sangga, mengakui jika ledakan di Komplek Grand Polonia diduga kuat akibat detonasi gas.
Hal itu disampaikannya, Rabu (22/7/2026) malam, di lokasi usai melakukan investigasi bersama tim Labfor, Brimob dan Polrestabes Medan.
"Seperti yang telah disampaikan, memang tim kami juga berada di lapangan dan menemukan tadinya ada kandungan gas metan di beberapa lokasi di dalam rumah," ucapnya.
Meski begitu, Andi enggan berbicara banyak. Ia mengaku pihaknya akan tetap mendukung kegiatan lanjutan yang akan dilakukan Polri dalam penyelidikan insiden tersebut.
"Mungkin selanjutnya kami tetap mendukung kegiatan-kegiatan lanjutan yang dilakukan oleh Polri. Demikian, terima kasih," ucapnya.
Sebelumnya, saat evakuasi berlangsung, Senin (21/7/2026), Kapolrestabes Medan Kombes Dr Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan ledakan tersebut diduga akibat kebocoran pipa gas tanam.
Sementara pihak PGN melalui Area Head PGN Medan, Agus Kurniawan, mengklarifikasi dugaan tersebut. Menurutnya, berdasarkan pengecekan awal pihaknya di lokasi, tidak ditemukan indikasi kebocoran gas bumi (metana).
BERITA TERPOPULER
BERITA TERPOPULER




















