Tuesday, June 16, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Lima Upaya Melindungi Nakes dari Penyakit Campak yang Dapat Dilakukan Pemerintah

Mistar.idSenin, 20 April 2026 17.53
journalist-avatar-top
BS
lima_upaya_melindungi_nakes_dari_penyakit_campak_yang_dapat_dilakukan_pemerintah

Ilustrasi. (foto: gemini/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Beberapa cara dapat dilakukan pemerintah pusat dalam melindungi tenaga medis dan kesehatan dari penyakit campak, selain pemberian imunisasi ataupun vaksin campak.

“Pertama itu meningkatkan cakupan imunisasi rutin pada anak. Ini krusial karena sumber utama penularan campak tetap berasal dari komunitas,” ujar Ketua Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Pengurus Daerah Sumatera Utara, Destanul Aulia SKM, Senin (20/4/2026).

Menurut Destanul, selama masih ada kelompok anak yang belum atau tidak lengkap imunisasinya, maka potensi wabah akan terus ada dan dalam ilmu ekonomi kesehatan dikenal dengan teori eksternalitas.

“Kedua pastikan status imunisasi tenaga kesehatan jelas dan terdokumentasi. Faktanya, masih banyak yang tidak mengetahui atau tidak memiliki catatan lengkap, terkait status vaksinasi mereka, sehingga berisiko dalam situasi paparan tinggi,” ucapnya.

Untuk perkuat sistem surveilans dan respons cepat, banyak studi menunjukkan keterlambatan dalam mendeteksi dan melaporkan kasus menjadi faktor utama meluasnya wabah. Jadi, sistem pelaporan harus sensitif dan respons harus cepat di lapangan.

Keempat, dikatakan Destanul, penguatan pencegahan dan pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan, seperti isolasi pasien suspek dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara konsisten bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Ia menegaskan dalam sebuah penelitian Navalpotro-Rodríguez tahun 2022, menunjukkan bahwa penularan di rumah sakit memiliki kontribusi yang besar dalam penyebaran penyakit campak.

“Terakhir adalah edukasi masyarakat. Keraguan terhadap vaksin masih menjadi tantangan, sehingga komunikasi risiko dan edukasi publik harus terus diperkuat agar kepercayaan masyarakat meningkat,” ucapnya.

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN