Meski IKM Capai 85,29 Persen, RSUD Pirngadi Akui Waktu Tunggu Pasien Masih Perlu Dibenahi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan. (Foto: Berry/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan mengatakan masih terdapat sejumlah aspek pelayanan yang perlu ditingkatkan meski Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap layanan rumah sakit tersebut mencapai 85,29 persen atau masuk kategori baik.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan, mengatakan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) periode Mei 2026 menunjukkan kepuasan masyarakat secara umum terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit milik Pemerintah Kota Medan itu.
"Hasil nilainya mencapai 85,29 persen yang termasuk kategori baik. Artinya secara umum masyarakat merasa puas terhadap layanan kesehatan yang telah diberikan," ujar Mardohar dalam keterangan tertulis yang diterima Mistar, Jumat (12/6/2026).
Meski demikian, hasil survei juga mengungkap sejumlah aspek yang masih menjadi perhatian untuk dibenahi. Salah satunya adalah waktu tunggu pasien yang dinilai perlu dipersingkat agar pelayanan menjadi lebih optimal.
Selain itu, komunikasi antara petugas dengan pasien serta kenyamanan fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit juga menjadi fokus perbaikan ke depan.
"Beberapa fokus yang perlu diperbaiki salah satunya mempersingkat waktu tunggu pasien, komunikasi petugas kepada pasien, dan kenyamanan fasilitas sarana prasarana," katanya.
Mardohar menjelaskan, survei tersebut melibatkan 200 responden yang terdiri dari 82 laki-laki dan 112 perempuan. Dari sisi pendidikan, responden didominasi lulusan SMA sebanyak 89 orang, S-1 sebanyak 86 orang, dan SMP sebanyak 25 orang.
Berdasarkan hasil survei, petugas RSUD Pirngadi juga dinilai cukup responsif dalam memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut Mardohar, capaian IKM tersebut menjadi motivasi bagi pihak rumah sakit untuk terus mempertahankan kualitas pelayanan yang telah dinilai baik oleh masyarakat, sekaligus melakukan berbagai pembenahan pada aspek-aspek yang masih menjadi catatan.
"Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan yang sudah dinilai baik oleh masyarakat dan terus melakukan perbaikan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal," tuturnya. (hm20)
PREVIOUS ARTICLE
Kasus Tuberkulosis Tembus 70 Ribu di MedanBERITA TERPOPULER






















