Saturday, July 11, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Makanan Ubi Rebus Sering Bikin Kentut

Mistar.idJumat, 14 November 2025 pukul 05.30 WIB
makanan_ubi_rebus_sering_bikin_kentut

Ubi ungu. (Foto: Draxe/Mistar)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Makanan ubi rebus atau kukus semakin popular, khususnya di kalangan generasi Z. Meski dikenal menyehatkan, sebagian orang justru mengeluhkan perut terasa begah dan sering kentut setelah mengonsumsinya.

Menurut dr Aru Ariadno, SpPD-KGEH, spesialis penyakit dalam, hal ini terjadi karena ubi mengandung karbohidrat kompleks dan oligosakarida yang sulit dicerna oleh tubuh.

“Zat tersebut tidak bisa dicerna sepenuhnya oleh usus besar, sehingga difermentasi oleh bakteri usus dan menghasilkan gas seperti nitrogen dan sulfur. Akibatnya, gas menumpuk di perut dan menyebabkan rasa kembung serta flatus atau kentut,” kata dr Aru, dilansir dari detikcom, Jumat (14/11/2025).

Itulah sebabnya banyak orang mengalami kembung dan sering kentut setelah makan ubi atau singkong. Kandungan karbohidrat dalam umbi tersebutlah yang menjadi pemicu utamanya. Selain ubi, kacang-kacangan dan asparagus juga dapat menyebabkan produksi gas berlebih di perut.

“Namun yang paling signifikan penyebabnya adalah ubi,” ujar dr Aru.

Untuk mencegah perut terasa tidak nyaman, dr Aru menyarankan agar konsumsi ubi tidak berlebihan. Setiap orang memiliki toleransi tubuh yang berbeda, tergantung pada kondisi pencernaan dan jumlah bakteri di usus.

“Ada yang baru makan satu potong saja sudah sering kentut. Jadi penting untuk mengenali batasan diri masing-masing,” tuturnya.

Selain memperhatikan porsi, dr Aru juga menekankan pentingnya keseimbangan gizi dalam pola makan harian. Menurutnya, banyak orang hanya fokus pada karbohidrat tanpa memperhatikan asupan protein, lemak, dan serat.

“Yang utama adalah keseimbangan. Mau rebusan, gorengan, atau bakaran, selama komposisi gizi seimbang, maka itu tetap tergolong makanan sehat,” ucapnya. (hm20)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN