Monday, July 20, 2026
home_banner_first
KESEHATAN

Pekerja Sektor Informal Rentan Terkena Penyakit, Seratus Orang Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Mistar.idKamis, 13 November 2025 pukul 19.35 WIB
pekerja_sektor_informal_rentan_terkena_penyakit_seratus_orang_ikuti_pemeriksaan_kesehatan_gratis

Sejumlah pekerja sektor informal melakukan pemeriksaan status gizi meliputi berat badan, tinggi badan hingga skrining kesehatan. (foto:berry/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Perkumpulan Arta Jaya bersama Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 100 orang pekerja sektor informal di Kampus Utama Graha Kirana Jalan Tasbih 2, Kecamatan Medan Selayang.

Mewakili Fakultas Kedokteran USU, Merina Panggabean, MMed.Sc mengatakan kegiatan pelatihan pengelolaan sampah dan pemeriksaan kesehatan ini bagus untuk para pekerja sektor informal.

"Program ini memang sangat bagus sekali untuk menjaga kesehatan para bapak atau ibu yang berkecimpung dengan sampah, terlebih dalam menjaga kesehatannya," ujarnya kepada Mistar, Kamis (13/11/2025).

Dosen Departemen Parasitologi itu mengatakan mereka yang berkecimpung dengan sampah perlu memakai masker, sarung tangan, baju pelindung untuk memproteksi dirinya.

"Program pemerintah kesehatan di kegiatan ini tentu jangan sampai disini saja, supaya kita bisa mengontrol penyakit dari bapak-ibu yang berkecimpung dengan sampah. Persampahan ini bisa menyebabkan kecacingan hingga diare," tuturnya.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Indonesia (PDSKKI), Dr dr Isti Ilmiati Fujiati, M.Sc.CM-FM., M.Pd., Sp.KKLP mengatakan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan mencakup beberapa hal.

"Pemeriksaan berupa tinggi badan, berat badan untuk mengukur Indeks masa tubuh, supaya bisa dikelompokkan kurangnya berat badan, normal, berlebihan atau obesitas," tuturnya.

Isti mengatakan pemeriksaan selanjutnya yaitu periksa tekanan darah, pemeriksaan gula darah hingga pengecekan hipertensi karena banyak dari mereka tidak mengetahui jika dirinya mengalami hipertensi hingga diabetes.

Terpisah, Dosen Departemen dan Program Studi SP-1 Gizi Klinik Fakultas Kedokteran, Nenni Dwi Aprianti Lubis, SP., M.S mengungkapkan hasil pemeriksaan sementara berdasarkan peserta yang sudah memeriksa kesehatannya.

"Kalau kita lihat sekilas pemeriksaan yang sudah dilakukan ke beberapa peserta, umumnya status gizinya mereka sudah mulai pada tanda ataupun mengarah kegemukan," katanya.

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara, dikatakan Nenni turut menyasar target terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam kegiatan pelatihan pengelolaan sampah.

"Fakultas Kedokteran sendiri menyasar ESDs terkait kehidupan sehat dan sejahtera, akses air bersih dan sanitasi, kota dan komunikasi yang berkelanjutan, sampai penanganan perubahan iklim," ucapnya.

Sebelumnya, seratus pekerja sektor informal di Kota Medan yaitu pengumpul botol bekas, sampah, sisa makanan, pengelola bank sampah dan lainnya, mengikuti edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN