Sunday, June 7, 2026
home_banner_first
INTERNATIONAL

Sidang Kasus Korupsi Benjamin Netanyahu Ditunda Lagi

Mistar.idSelasa, 21 April 2026 11.43
EH
sidang_kasus_korupsi_benjamin_netanyahu_ditunda_lagi

Benjamin Netanyahu. (Foto: Bank News/Mistar)

news_banner

Yerussalem, MISTAR.ID

Sidang kasus korupsi yang menjerat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu kembali ditunda. Agenda persidangan yang semula dijadwalkan pada Senin (20/4/2026) dibatalkan dengan alasan keamanan.

Laporan The Jerusalem Post, Selasa (21/4/2026), menyebutkan penundaan dilakukan karena alasan keamanan-diplomatik, meski tidak dijelaskan secara rinci.

Pihak jaksa menolak penundaan tersebut. Mereka menilai Netanyahu seharusnya menyesuaikan agenda pribadinya dengan jadwal pengadilan, kecuali jika terdapat kebutuhan keamanan yang benar-benar mendesak dan tidak dapat dihindari.

Persidangan ini berfokus pada Kasus 4.000, yang berkaitan dengan dugaan pemberian perlakuan khusus kepada media sebagai imbalan atas pemberitaan yang menguntungkan Netanyahu. Tuduhan tersebut telah dibantah oleh Netanyahu.

Saat ini, proses hukum masih berada pada tahap pemeriksaan lanjutan terhadap kesaksian Netanyahu. Ia pertama kali memberikan keterangan pada Desember 2024, sementara jaksa mulai melakukan pemeriksaan silang sejak Juni 2025.

Selain Kasus 4000, Netanyahu juga terseret dua perkara lain yang mencakup dugaan penyuapan, penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan.

Dalam Kasus 1000, ia bersama istrinya, Sara Netanyahu, dituduh menerima hadiah mewah senilai sekitar 700.000 shekel dari dua pengusaha sebagai imbalan bantuan politik.

Sementara Kasus 2000 menyoroti dugaan kesepakatan dengan Arnon Mozes, pemilik media Yedioth Ahronoth, untuk mendapatkan pemberitaan positif. Sebagai imbalannya, Netanyahu disebut menawarkan pembatasan terhadap media pesaing, Israel Hayom.

Adapun dalam Kasus 4000, Netanyahu dan istrinya diduga meminta pemberitaan yang menguntungkan di situs Walla, yang dimiliki Shaul Elovitch. Sebagai balasan, Netanyahu disebut membantu kepentingan bisnis Elovitch, termasuk dalam proses merger perusahaan telekomunikasi.

Sidang perkara ini telah bergulir sejak Mei 2020 dan semula diperkirakan selesai dalam beberapa bulan. Namun, prosesnya berlarut-larut, termasuk karena penundaan yang diajukan Netanyahu dengan alasan situasi konflik di Gaza dan Lebanon.

Netanyahu sendiri terus membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN