Obama Bocorkan Informasi Alien, Donald Trump: Seharusnya Tidak Dilakukan

Barack Obama dan Donald Trump. (Foto: jatimtimes.com)
Washington, MISTAR.ID
Perdebatan mengenai isu alien kembali mencuat di Amerika Serikat. Kali ini, Presiden AS, Donald Trump, menyebut Barack Obama telah membocorkan informasi sensitif terkait keberadaan makhluk luar angkasa.
Kontroversi itu bermula dari cuplikan wawancara Obama dalam sebuah podcast yang kemudian ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam perbincangannya bersama podcaster Brian Tyler Cohen, Obama menjawab pertanyaan seputar alien dengan pernyataan yang memicu berbagai spekulasi.
“Mereka itu ada, tapi saya tidak pernah melihatnya. Dan mereka juga tidak disembunyikan di Area 51,” kata Obama dalam wawancara tersebut.
Ucapan itu segera menarik perhatian publik dan sejumlah media karena dinilai sebagai pengakuan bahwa makhluk luar angkasa benar-benar eksis. Spekulasi makin berkembang setelah Obama menyebut Area 51, lokasi yang sejak lama dikaitkan dengan teori konspirasi tentang UFO.
Tak lama setelah pernyataannya viral, Obama memberikan penjelasan melalui media sosial. Ia menekankan bahwa komentarnya disampaikan dalam suasana santai dan bersifat spekulatif dari sudut pandang ilmiah.
Menurutnya, secara probabilitas ilmiah, peluang adanya kehidupan di luar Bumi tetap terbuka mengingat luasnya alam semesta. Namun, ia menegaskan tidak pernah menemukan bukti bahwa makhluk luar angkasa datang atau berinteraksi dengan Bumi selama dirinya menjabat sebagai presiden.
“Secara hitung-hitungan statistik, alam semesta yang sangat luas membuka kemungkinan adanya kehidupan di tempat lain. Tetapi jarak antar tata surya begitu jauh sehingga kecil kemungkinan kita pernah didatangi alien. Selama saya menjabat, saya tidak melihat bukti adanya kontak dengan makhluk luar angkasa,” kata Obama.
Ia pun menegaskan tidak ada dokumen atau informasi rahasia mengenai alien yang dibukanya ke publik.
Respons Donald Trump
Meski sudah ada klarifikasi, Trump tetap pada pendiriannya. Saat berbicara kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan menuju Georgia, ia menyebut pernyataan Obama sebagai pelanggaran.
“Dia membagikan informasi rahasia. Seharusnya itu tidak dilakukan. Itu kesalahan besar,” ujar Trump.
Ketika ditanya apakah alien benar-benar ada, Trump memberikan jawaban yang tidak tegas. Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti, namun kembali menuding Obama telah membuka informasi yang berasal dari dokumen bersifat rahasia.
Trump tidak menjelaskan secara detail informasi apa yang dimaksud. Sementara itu, pernyataan Obama sendiri tidak berisi data teknis maupun informasi intelijen, melainkan opini umum tentang kemungkinan kehidupan di luar angkasa.
Perdebatan terbaru antara Trump dan Obama ini menambah panjang daftar rivalitas politik keduanya, kali ini bersinggungan dengan isu yang kerap dikaitkan dengan teori konspirasi seperti Area 51.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi tambahan dari Gedung Putih mengenai tudingan yang disampaikan Trump. (hm20)

















