Donald Trump Bilang Vladimir Putin Tak Berniat Serang Wilayah NATO

Presiden Trump menyapa Presiden Rusia Vladimir Putin di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson pada hari Jumat di Anchorage, Alaska. (Foto: Andrew Harnik/Getty Images)
Washington DC, MISTAR.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin tidak memiliki niat untuk menyerang wilayah NATO.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut ketika ditanya mengenai kabar bahwa AS meminta Rusia tidak menyerang negara-negara anggota NATO.
"Saya melakukan pembicaraan yang baik dengannya. Dia tidak akan menyerang wilayah NATO," kata Trump di Gedung Putih, seperti dikutip AFP, Jumat (28/8/2026).
Sebelumnya, The Wall Street Journal dan CBS News melaporkan Direktur Badan Intelijen Pusat AS (Central Intelligence Agency/CIA) John Ratcliffe diam-diam mengunjungi Moskow pada Senin (24/8/2026) malam. Kunjungan itu disebut untuk memperingatkan Kremlin agar tidak menyerang anggota NATO.
Penilaian intelijen AS baru-baru ini mengungkap bahwa Rusia diduga ingin menguji NATO dengan melancarkan serangan terbatas terhadap salah satu negara anggotanya. Serangan tersebut bisa berupa serangan siber maupun invasi militer skala kecil.
Trump pada Rabu (26/8/2026) membantah Ratcliffe datang ke Rusia untuk menekan Moskow. Dalam wawancara melalui telepon di program radio Glenn Beck, ia mengatakan Ratcliffe hanya berupaya mewujudkan perdamaian di Ukraina.
Kunjungan tersebut menjadi perjalanan pertama Ratcliffe ke Rusia sejak 2021. Sebelumnya, Direktur CIA yang terakhir mengunjungi Moskow adalah William Burns pada November 2021 untuk memperingatkan Rusia agar tidak mengirim pasukan ke Ukraina.
Beberapa minggu kemudian, Kremlin melancarkan perang skala penuh terhadap Ukraina.
Washington dan Moskow masih menjaga komunikasi langsung terkait masalah intelijen dan keamanan meski hubungan keduanya tegang akibat perang Rusia dengan Ukraina. (afp)























