Sunday, August 23, 2026
home_banner_first
HIBURAN

Ariana Grande Tegur Donald Trump

Mistar.idMinggu, 23 Agustus 2026 pukul 17.39 WIB
ariana_grande_tegur_donald_trump

Ariana Grande. (Foto: Oz Fandom)

news_banner

California, MISTAR.ID – Ariana Grande kembali menegur Presiden Donald Trump karena menggunakan lagunya dalam video propaganda di media sosial.

Kali ini, Team Trump menggunakan lagu We Can't Be Friends (Wait For Your Love) sebagai latar video yang diunggah di TikTok pada Kamis (20/8/2026).

Video tersebut memperlihatkan Trump berjalan menuju podium dengan keterangan, "ini seharusnya tidak kontroversial #trump #arianagrande #maga."

Dalam video itu juga terdapat tulisan, "Aku dan kebenaranku duduk dalam diam... Pria tidak bisa melahirkan dan seharusnya tidak pernah berkompetisi dalam olahraga perempuan."

Dilansir dari CNN Indoneia, Grande kemudian membalas unggahan tersebut melalui komentar, "Jangan pernah gunakan musikku lagi. Lagipula, kebenaranmu itu keliru." Namun, komentar tersebut tidak lagi terlihat di kolom komentar.

Pada Jumat (21/8/2026) siang waktu Indonesia, video Team Trump tersebut tidak lagi memiliki suara dengan keterangan "the copyright owner hasn't made this sound available in your country".

Variety menyebut ini merupakan kali kedua dalam dua bulan Grande bereaksi keras terhadap pemerintahan Trump karena menggunakan salah satu lagunya di media sosial.

Pada Juni 2026, Gedung Putih juga menggunakan lagu Grande yang dirilis pada 2024, Bye, dalam unggahan TikTok yang memperlihatkan agen ICE menangkap dan memborgol sejumlah orang.

"Tolong jangan pernah gunakan musikku untuk hal-hal yang berkaitan dengan tindakan barbar, tidak manusiawi, dan keji ini. Persetan dengan ICE," tulis Grande dalam unggahan tersebut.

Ariana Grande termasuk dalam daftar panjang musisi yang telah menyatakan keberatan atau meminta agar lagu mereka dihapus dari unggahan Gedung Putih maupun Trump.

Lagu milik Taylor Swift dan Bad Bunny baru-baru ini juga dihapus dari unggahan-unggahan tersebut, sementara Noah Kahan mengambil sikap yang lebih tegas pada akhir Juli setelah Gedung Putih menggunakan lagunya, American Cars, di Instagram.

"Saya tidak akan pernah menyetujui penggunaan musik saya untuk mendukung Anda ataupun pemerintahan ini," tulis Kahan. (CNN)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN