Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-China: 384 Turis Hilang, 8 Orang Tewas

Penampakan dari rekaman CCTV banjir bandang menerjang perbatasan Nepal-Chinaan. 384 wisatawan hilang dan 8 orang tewas.(Foto: JawaPos)
Kathmandu, MISTAR.ID (27/8/2026) – Banjir bandang disertai longsor lumpur dahsyat melanda wilayah perbatasan Nepal-China pada Rabu (27/8/2026) waktu setempat.
Sedikitnya 384 wisatawan dan pelancong dilaporkan hilang. Sementara itu, 8 orang dipastikan tewas dalam bencana tersebut.
Dewan Pariwisata Nepal menyatakan pihaknya masih berupaya memverifikasi keberadaan dan kondisi para wisatawan yang berada atau melintas di wilayah terdampak.
Bencana terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat. Banjir menyapu sejumlah kantor polisi, kantor bea cukai, dan rumah warga.
Kepolisian Nepal melaporkan 8 jenazah ditemukan di Distrik Nuwakot dan Dhading. Kantor berita Xinhua menyebut longsor terjadi di dekat Pelabuhan Gyirong, salah satu pelabuhan darat utama penghubung Nepal dan China di Daerah Otonomi Xizang.
Longsor memutus akses jalan, jaringan komunikasi, dan pasokan listrik di wilayah tersebut.
Dari 384 orang yang hilang, sebagian berasal dari Nepal, India, Inggris, Afrika Selatan, Australia, dan Belanda. Kewarganegaraan korban lainnya masih dalam proses identifikasi.
Peringatan darurat telah dikeluarkan untuk wilayah hilir hingga Distrik Chitwan yang berbatasan dengan India.
Operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran dilakukan di kedua sisi perbatasan. Tim penyelamat, termasuk helikopter, dikerahkan. Personel lembaga keamanan dan warga setempat turut membantu.
Juru bicara Pasukan Kepolisian Bersenjata Nepal, Shailendra Thapa, menduga bencana dipicu oleh jebolnya danau glasial di hulu Sungai Bhotekoshi.
Di Kathmandu, rumah sakit pemerintah dan fasilitas kesehatan milik lembaga keamanan disiagakan untuk merawat korban luka.
Rapat kabinet darurat juga digelar. Menteri Dalam Negeri Sudhan Gurung dijadwalkan melaporkan kondisi korban dan kerusakan kepada parlemen.
Kawasan Rasuwagadhi merupakan jalur utama wisatawan menuju Langtang, salah satu destinasi pendakian paling populer di Nepal.
Jalur itu juga digunakan pelancong menuju Gunung Kailash dan Danau Mansarovar di China. (Anadolu/Antara/hm02)























