8 C
New York
Saturday, April 27, 2024

Korban Penganiayaan Adukan Penyidik Polres Samosir ke Propam Polda Sumut

Samosir, MISTAR.ID

Penyidik Satreskrim Polres Samosir dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut oleh Oberton Sagala, korban penganiayaan di Bahal-bahal, Desa Hasinggahan, Kecamatan Sianjur mula-mula, Kabupaten Samosir, pada 20 Januari 2024 lalu.

Penyidik dilaporkan ke Propam Polda Sumut pada 26 Februari 2024 lalu, karena menurut Oberton Sagala, perlakuan penyidik tidak sesuai SOP.

“Pada saat itu saya mau mempertanyakan perkembangan laporan saya, tapi oknum penyidik marah-marah sama saya dan mengatakan dia bisa menjadikan saya tersangka, walaupun saya dan saksi belum diperiksa,” ujar Oberton.

Warga Desa Saitnihuta, Kecamatan Pangururan tersebut mengungkapkan, dirinya juga telah dilaporkan balik oleh salah seorang dari 4 pelaku penganiayaan yang telah ditahan di Polres Samosir.

“Memang benar salah seorang dari pelaku mengalami luka di kepalanya, tapi bukan saya pelakunya, sudah ada yang mengakui perbuatan itu. Pada saat kejadian itu pun saya sedang dicekik, lalu ada yang mengambil batu mau memukul ke kepala saya. Tiba-tiba ada yang datang menepis tangannya sehingga batu itu mengarah ke kepala orang yang mencekik saya. Saya tidak melihat siapa dan bagaimana kepalanya kena batu itu karena posisi saya dicekik membelakangi mereka,” sebutnya.

Baca Juga : Polres Samosir Tahan 4 Pelaku Penganiayaan di Desa Hasinggahan

Oberton mengatakan, pada saat Polres Samosir melakukan konfrontir, telah diperagakan bagaimana kronologis kejadian dan dirinya sebagai korban. “Itu yang buat saya tidak terima, saya korban merasa diintimidasi, katanya akan dijadikan tersangka, padahal dalam konfrontir sudah jelas ada pelaku yang mengakuinya,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Natar Sibarani, Senin (18/3/24) melalui saluran selular, membenarkan adanya laporan ke Propam Polda Sumut.

“Iya, diadukannya penyidik kita, tapi itu kita sudah melakukan penyidikan sesuai dengan SOP, namun kalau soal untuk diadukan, itu adalah hak seseorang tentang kepuasan dalam pelayanan kami,” jawabnya.

Diketahui, Polres Samosir telah melakukan penahanan terhadap 4 terduga pelaku penganiayaan yang terjadi pada 20 Januari 2024 lalu di Bahal-bahal, Desa Hasinggahan, Kecamatan Sianjur mula-mula, sejak tanggal 9 Maret 2024. (josner/hm24)

Related Articles

Latest Articles