Warga Martubung Tiga Hari Mengungsi di Gereja, Belum Terima Bantuan Pemko Medan

Suasana banjir di Kompleks UKA, Kelurahan Martubung. (Foto: Kamal/Mistar)
Medan, MISTAR.ID
Warga Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, terpaksa menjalani masa pengungsian selama tiga hari di salah satu gereja di kawasan Martubung setelah rumah mereka terendam banjir sejak Kamis (27/11/2025).
Hingga Minggu (30/11/2025), para pengungsi mengaku belum menerima bantuan dari Pemko Medan. Selama berada di pengungsian, kebutuhan dasar dipenuhi secara swadaya oleh keluarga pengungsi.
Salah seorang warga yang mengungsi, berinisial DK, mengatakan aktivitas ekonomi warga lumpuh karena akses permukiman dan pusat perdagangan masih tergenang air.
“Sudah tiga hari kami mengungsi di sini. Kerja tidak bisa, karena permukiman masih digenangi air, termasuk Pajak UKA yang juga kebanjiran. Mayoritas kami pedagang, jadi sulit memenuhi kebutuhan harian,” ujarnya.
DK juga menyebut bahwa bantuan logistik baru diterima dari anggota dewan Landen Purba. “Syukur kami ada bantuan beras, minyak goreng, dan mie instan dari beliau,” katanya.
Tim BPBD Medan sebelumnya menyatakan bahwa banjir terjadi di sejumlah titik di wilayah Medan bagian utara, dipicu peningkatan intensitas hujan dan terganggunya drainase.
Para pengungsi berharap ada tindak lanjut bantuan dari perangkat wilayah, baik melalui kelurahan maupun instansi terkait di lingkungan pemerintahan kota. (hm25)
PREVIOUS ARTICLE
Seorang Warga Berastagi Ditangkap Usai Cabuli Remaja



















