Thursday, June 11, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Warga Digegerkan Penemuan Pria Tewas Tergantung di Kamar Kos Siantar Barat

Mistar.idRabu, 10 Juni 2026 15.54
AN
AS
warga_digegerkan_penemuan_pria_tewas_tergantung_di_kamar_kos_siantar_barat

Suasana di Rumah Kos Omah Sare, Jalan Sipirok, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, lokasi ditemukannya seorang pria meninggal dunia di dalam kamar kos, Rabu (10/6/2026). (Foto: Abdi/Mistar)

news_banner

Pematangsiantar, MISTAR.ID

Warga Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di salah satu kamar Rumah Kos Omah Sare, Rabu (10/6/2026). Korban berinisial B, 30 tahun, ditemukan dalam kondisi tergantung di kamar yang disewanya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 11.00 WIB, korban ditemukan di lantai dua, tepat pada hari ia seharusnya check out.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, penemuan jasad korban bermula ketika seorang wanita datang berkunjung dan berniat menemui korban. Namun, kecurigaan mulai muncul saat pintu kamar korban tidak kunjung terbuka meski telah digedor berkali-kali.

"Awalnya ada seorang wanita datang mencari penghuni kamar itu. Karena dipanggil-panggil dan pintunya digedor tidak ada jawaban, akhirnya kami memutuskan membuka paksa pintu kamar," ujar Jafar, penjaga Kos Omah Sare.

Saat pintu berhasil didobrak, Jafar dan saksi wanita tersebut dibuat syok. Mereka mendapati korban sudah dalam posisi tergantung di dalam kamar.

Jafar menjelaskan korban berinisial B tersebut bukan penghuni tetap, melainkan tamu yang menyewa kamar dengan sistem harian.

"Korban merupakan tamu yang menyewa kamar secara harian dan baru empat hari menginap di lokasi tersebut. Dia menginap harian. Kebetulan hari ini merupakan jadwal terakhirnya untuk check out," jelasnya.

Penemuan jasad itu langsung memicu kerumunan warga sekitar dan penghuni kos lainnya yang penasaran. Tak lama berselang, tim identifikasi dari kepolisian setempat turun ke lokasi setelah menerima laporan.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti dan petunjuk. Setelah proses identifikasi awal selesai, jasad korban dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kronologi pasti di balik peristiwa tersebut. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN