Tabrakan dengan KLX Dinas TNI di Batu Bara, Pengendara Yamaha R15 Tewas

Petugas Satlantas Polres Batu Bara melakukan olah TKP. (foto: Polres Batu Bara/Mistar)
Batu Bara, MISTAR.ID - Pengendara sepeda motor Yamaha R15, Riski, 18 tahun, warga Desa Sei Bejangkar Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara tewas setelah kendaraannya bertabrakan dengan Yamaha KLX Dinas TNI plat nomor 16260.
Tabrakan maut tersebut terjadi di Jalan Umum Simpang Sei Bejangkar - Tanjung Tiram, tepatnya di dekat Simpang Ladang, Desa Binjai Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batu Bara, Minggu (27/9/2026) malam.
Sementara itu, pengendara Yamaha KLX, Sertu Ronny Torang SMP Sitohang, 30 tahun, mengalami luka berat dengan kindisi patah kaki kanan dan luka robek pada kaki. Sedangkan penumpangnya Pratu Dedi H. Sitanggang, 26 tahun, mengalami luka pada kaki. Keduanya dilarikan ke RS Setio Husodo Kisaran guna mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Batu Bara, AKP Pardamean Tamba, mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, Yamaha R15 tanpa nomor plat polisi yang dikendarai Riski melaju dari arah Simpang Sei Bejangkar menuju Tanjung Tiram.
Saat berada di lokasi kejadian, pengendara diduga kurang berhati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Saat bersamaan dari arah berlawanan, melaju sepeda motor dinas TNI Yamaha KLX yang dikendarai Sertu Ronny Torang SMP Sitohang.
"Tabrakan antara dua kendaraan tidak terelakkan. Akibat tabrakan tersebut, pengendara dan penumpang kedua kendaraan terpelanting ke badan jalan bersama kendaraan mereka," katanya.
Tabrakan maut tersebut menyebabkan pengendara Yamaha R15, Riski mengalami luka serius di sekujur tubuhnya. Meski sempat mendapat perawatan pertama di Klinik Nova Kebun Sayur, namun nyawanya tidak tertolong saat mendapatkan penanganan medis di RSU Bidadari Batu Bara.
"Personel Satlantas Polres Batu Bara bersama POM AD Yonif 126/KC telah melakukan olah TKP, mengamankan kendaraan yang terlibat, mendata saksi dan korban, mengatur arus lalu lintas serta melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ucap Tamba.
Tamba mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi aman sebelum menjalankan kendaraannya demi mencegah terjadinya lakalantas.








































