Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Satu dari 18 Desa Terendam Banjir di Asahan Alami Longsor, Warga Diminta Waspada

Mistar.idJumat, 28 November 2025 10.39
journalist-avatar-top
PR
satu_dari_18_desa_terendam_banjir_di_asahan_alami_longsor_warga_diminta_waspada_

Warga nekat menerobos genangan air banjir untuk melewati Jalan Budi Utomo Kisaran. (foto: perdana/mistar)

news_banner

Asahan, MISTAR.ID

Bencana hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Asahan setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Sedikitnya 18 desa dan kelurahan terdampak banjir, sementara satu desa mengalami longsor yang menutup badan jalan kabupaten.

Berdasarkan data terbaru Pemerintah Kabupaten Asahan yang diperbarui, Kamis (27/11/2025) malam pukul 22.00 WIB, banjir terjadi di sejumlah kecamatan.

Di Kecamatan Sei Dadap, banjir merendam Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV. Di Kecamatan Rawang Panca Arga, luapan air menggenangi Desa Rawang Lama, Rawang Pasar IV, Pondok Bungur, dan Panca Arga.

Kecamatan Air Joman terdampak banjir di Desa Binjai Serbangan. Sementara di Kecamatan Kisaran Timur, enam kelurahan tergenang, yaitu Gambir Baru, Kisaran Naga, Selawan, Mutiara, Siumbut-Umbut, dan Teladan.

Di Kecamatan Kisaran Barat, banjir dilaporkan terjadi di Kelurahan Sidodadi, Mekar Baru, Kisaran Baru, Sendang Sari, Sidomukti, dan Bunut Barat. Selain itu, longsor melanda Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, yang menutup akses jalan kabupaten dan menghambat aktivitas warga.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Arbin Ariadi Tanjung, mengatakan pemerintah daerah terus memonitor situasi dan berkoordinasi dengan perangkat kecamatan serta BPBD Asahan.

“Saat ini tim gabungan BPBD, pemerintah kecamatan, dan relawan sudah dikerahkan ke titik-titik banjir untuk membantu evakuasi warga dan memastikan jalur aman. Untuk longsor di Aek Songsongan, alat berat sedang diterjunkan untuk membuka akses jalan,” ujar Arbin, Jumat (28/11/2025).

Ia menegaskan perkembangan informasi banjir akan terus diperbarui melalui kanal resmi Pemkab Asahan dan meminta masyarakat tidak mudah percaya kabar yang tidak jelas sumbernya. “Kami meminta warga tetap tenang namun tetap waspada. Pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi pemerintah agar tidak menimbulkan kepanikan,” katanya.

Pemkab Asahan juga mengeluarkan imbauan resmi kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor. Beberapa poin imbauan tersebut meliputi:

- Tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena intensitas hujan masih tinggi

- Segera mengungsi jika air mulai meninggi atau terdapat tanda-tanda longsor

- Mengutamakan keselamatan dan menghindari aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak

- Mengamankan barang penting serta mematikan aliran listrik jika rumah mulai tergenang

- Melaporkan kondisi darurat kepada kepala desa, lurah, atau posko BPBD terdekat untuk penanganan cepat

Pemkab Asahan memastikan posko bencana telah disiagakan dan bantuan logistik disiapkan bagi warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur beberapa wilayah Kabupaten Asahan.

Pemerintah mengimbau masyarakat terus memantau kondisi lingkungan dan mengikuti arahan petugas untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan. (hm24)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN