Polisi Sebut DJ Tetap THM Phantom Positif Metamfetamin, Manajemen Diduga Lakukan Pembiaran

Petugas tengah menginterogasi salah satu tersangka di THM Phantom.(foto: istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Polrestabes Medan kembali melakukan pendalaman terkait dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) Phantom, Jalan Adam Malik, Medan, Jumat (29/5/2026) sore.
Dari hasil pemeriksaan terbaru, polisi mengungkap salah satu DJ tetap di THM tersebut positif mengonsumsi metamfetamin.
Pengecekan ulang dilakukan bersama Dinas Pariwisata dan Bea Cukai dipimpin langsung Kapolrestabes Medan. Polisi juga kembali menelusuri sejumlah ruangan yang sebelumnya dicurigai menjadi lokasi penyimpanan minuman keras ilegal.
“Kami mendalami kembali temuan-temuan terbaru di THM Phantom yang diduga dijadikan kedok peredaran narkoba,” ujar Kompol Rafli Yusuf Nugraha di lokasi.
Dalam pendalaman tersebut, polisi menemukan adanya dugaan pembiaran oleh pihak manajemen terkait aktivitas peredaran narkoba di lokasi hiburan malam tersebut.
“Dari hasil pemeriksaan terhadap DJ dan customer service yang mengenakan seragam Phantom, keduanya menyebut manajemen mengetahui aktivitas tersebut. Namun ada pembiaran dan sudah berulang kali terjadi,” katanya.
Selain itu, polisi juga menemukan kembali ruangan khusus yang sebelumnya disebut pihak manajemen sebagai ruang kebersihan. Namun setelah dilakukan analisa Cctv dan pemeriksaan lebih lanjut, ruangan itu dipastikan merupakan gudang penyimpanan minuman keras.
“Di ruangan tersebut kembali ditemukan sejumlah minuman yang dikategorikan palsu,” tuturnya.
Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan total 17 orang, terdiri dari 14 orang saat penggerebekan di THM Phantom dan tiga lainnya dari lokasi pengembangan berbeda.
Sementara itu, dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga masih memburu dua daftar pencarian orang (DPO) yang diduga terkait dengan pengelolaan tempat hiburan malam tersebut.
Polisi turut menyoroti keterkaitan THM Phantom dengan THM Dragon yang sebelumnya pernah digerebek pada 2025 lalu dalam kasus serupa.
“Dulu tempat ini bernama Dragon dan pernah digerebek dengan temuan yang sama, yakni peredaran narkoba. Saat ini kami masih mendalami keterkaitannya,” ucapnya.
PREVIOUS ARTICLE
Satpam MBG Korban Begal Akhirnya Jalani Operasi Angkat Peluru























