Saturday, July 18, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Satpam MBG Korban Begal Akhirnya Jalani Operasi Angkat Peluru

Mistar.idJumat, 29 Mei 2026 pukul 20.31 WIB
satpam_mbg_korban_begal_akhirnya_jalani_operasi_angkat_peluru

Guntur Sugoro saat ditemui di Rumah Sakit Siloam usai menjalani operasi.(foto: Putra/mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Setelah 15 hari menahan rasa sakit akibat peluru yang masih bersarang di tubuhnya, Guntur Sugoro akhirnya menjalani operasi pengangkatan peluru di Rumah Sakit Siloam Medan.

Pria yang bekerja sebagai satpam dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu mengaku lega usai operasi dilakukan, Selasa (26/5/2026).

“Pelurunya ada satu butir di bawah dada sebelah kanan. Kena tulang dan tembus ke paru-paru,” ujar Guntur saat ditemui, Jumat (29/5/2026).

Guntur mengatakan, sebelum peluru diangkat dirinya sempat mengalami sesak napas dan kesulitan berbicara karena proyektil masih berada di dalam tubuhnya.

“Sekarang sudah nggak sesak lagi. Sebelumnya mau ngomong aja susah,” tuturnya.

Ia mengaku sebelumnya belum bisa menjalani operasi lantaran terkendala biaya. Namun bantuan datang dari anggota DPR, Ahmad Sahroni yang membantu seluruh proses pengobatan hingga operasi selesai dilakukan.

“Terima kasih untuk Pak Sahroni yang sudah membantu saya sampai selesai,” ucapnya.

Kini kondisi Guntur berangsur membaik dan direncanakan pulang ke rumah untuk melanjutkan pemulihan.

Sebelumnya, seorang pria bernama Guntur Sugoro, 41 tahun, yang bekerja sebagai satpam di Dapur MBG, menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Persawahan wilayah Saentis, Senin (11/5/2026) malam.

Korban bahkan ditembak menggunakan senapan angin rakitan hingga mengalami penggumpalan darah di paru-paru. Kasus tersebut pun telah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan STTLP/B/1962/V/2026/Spkt/Polrestabes Medan, Selasa (12/5/2026).

Kasat Reskrim, AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN