Friday, June 5, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Pengemudi Ugal-ugalan dan Lawan Arah di Jakpus, Satu Orang Terluka

Mistar.idKamis, 26 Februari 2026 11.06
AN
pengemudi_ugalugalan_dan_lawan_arah_di_jakpus_satu_orang_terluka

Mobil lawan arah di Jakarta Pusat tabrak sejumlah kendaraan. (Foto: Dokumentasi Video Viral)

news_banner

Jakarta, MISTAR.ID

Aksi ugal-ugalan dan melawan arah yang dilakukan Hafiz Mahendra di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus) Rabu (25/2/2026), menyebabkan satu orang terluka dan sejumlah kendaraan rusak.

Melansir CNNIndonesia, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold Hutagalung mengatakan korban merupakan seorang perempuan berinisial NH yang saat kejadian menjadi penumpang sepeda motor.

“Korban dalam hal ini terserempet saat pengemudi ugal-ugalan ini berbalik arah,” ujar Reynold kepada wartawan.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban mengalami luka akibat terserempet kendaraan pelaku.

Selain menimbulkan korban luka, peristiwa itu juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan. Satu unit mobil Toyota Calya mengalami kerusakan pada bagian bodi samping kanan, sementara sebuah sepeda motor rusak pada bagian depan dan bodi samping kanan akibat ditabrak mobil pelaku.

Peristiwa tersebut sempat terekam dalam video dan viral di media sosial, salah satunya diunggah akun Instagram @jakarta.terkini. Dalam rekaman video terlihat mobil melaju melawan arah di tengah arus lalu lintas yang cukup padat.

Tampak seorang anggota polisi berusaha menghentikan laju kendaraan tersebut. Dalam video juga terlihat anggota polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara sebagai upaya menghentikan mobil.

Namun, pengemudi justru terus menancap gas dan menabrak sejumlah kendaraan, mulai dari sepeda motor hingga mobil. Aksi nekat tersebut memicu kemarahan warga sekitar yang kemudian mengejar mobil pelaku dan memukuli kendaraan itu menggunakan helm.

Reynold menjelaskan, aksi ugal-ugalan itu bermula ketika pelaku diduga menggunakan pelat nomor palsu. Saat hendak diberhentikan oleh anggota lalu lintas, pelaku panik dan melarikan diri.

“Diduga menggunakan nomor pelat palsu di Jalan Gunung Sahari, sehingga diberhentikan oleh anggota lantas Aiptu Basri dan Aipda Jimber,” kata Reynold.

Karena takut, pelaku kemudian melarikan diri dan masuk ke Jalan Gunung Sahari dengan melaju melawan arah dari selatan ke utara, yang akhirnya memicu kecelakaan dan kericuhan di lokasi kejadian. (hm25)


BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN