Sunday, June 14, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Meski Berkali-kali Digerebek, Peredaran Narkoba di Rel KAI Tembung Masih Jalan

Mistar.idSenin, 27 April 2026 08.28
EH
AS
meski_berkalikali_digerebek_peredaran_narkoba_di_rel_kai_tembung_masih_jalan

Petugas menginterogasi salah seorang pria yang diamankan di rel KAI Tembung. (Foto: Istimewa/Mistar)

news_banner

Medan, MISTAR.ID

Praktik peredaran narkoba di bantaran Rel Kereta Api (KAI) Tembung kembali beroperasi. Padahal, lokasi ini sudah digerebek aparat berkali-kali. Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menggerebek lokasi pada Sabtu (25/4/2026).

Dua titik yang menjadi sasaran penggerebekan berada di Gang Nusa Indah dan Gang Pisang, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Dari penggerebekan itu, petugas menangkap empat pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Keempatnya masing-masing berinisial DS, 40 tahun, AF, 20 tahun, SH, 37 tahun, dan ZS, 48 tahun. Dari tangan para pria tersebut, polisi menyita sedikitnya 10 paket sabu dengan berat total 10,59 gram, serta sejumlah barang bukti lain.

“Ada empat orang yang kita amankan. Selain sabu, kita juga sita ganja kering, timbangan elektrik, alat hisap, uang hasil penjualan, dan puluhan plastik klip,” ucap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, Senin (27/4/2026).

Dilanjutkannya, “kawasan ini sudah pernah kita bersihkan dan tetap dalam pemantauan. Tapi ternyata aktivitas itu muncul lagi. Kita tindak tegas lagi.”

Upaya penindakan kini tak hanya berfokus pada penangkapan, tetapi juga pencegahan agar lokasi serupa tidak kembali dijadikan lapak transaksi.

Sebagai bentuk penegasan, sambung Rafli, usai penggerebekan pihaknya langsung meratakan dan membakar lapak-lapak yang digunakan para pelaku di bantaran rel tersebut.

Rafli menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku narkoba. Penindakan tegas akan terus dilakukan, terutama jika ada perlawanan yang membahayakan petugas.

“Kami hadir untuk memastikan generasi muda terbebas dari narkoba. Siapa pun yang terlibat, apalagi sampai melawan petugas, akan kami tindak tegas,” ujarnya. (hm20)

BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN