Kunci Kontak Dirusak, Motor Pemberian Mantan Kapolda Sumut Nyaris Raib

Motor CRF yang kunci kontaknya dirusak para pelaku. (foto: Istimewa/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Sepeda motor CRF jenis trail, milik F Santoso, 31, warga Jalan Topaz V, Perumahan Bumi Serdang Damai, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang nyaris raib dicuri maling.
Padahal, pelaku sudah merusak kunci kontak sepeda motor pemberian dari mantan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Komjen Pol (Purn) Agung Setya Imam Effendi.
F Santoso mengatakan saat melihat dari rekaman CCTV pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 04.36 WIB. terduga pelaku terekam kamera sedang mengendarai motor NMax memakai kaos hitam, celana pendek putih, turun ke arah lokasi kejadian.
Kemudian, pada pukul 04.36 WIB, terdengar suara motor gunakan knalpot brong diikuti suara teriakan "maling". “Jadi saat itu, tiba-tiba ada teriakan maling, lalu aku dan keluarga di rumah bangun, keluar,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).
Melihat hal itu, lanjut Santoso, ia spontan untuk mengambil kunci satu unit motor CRF jenis trail miliknya. Namun, sontak terkejut melihat kunci kontak dan gembok rumahnya sudah dirusak para pelaku.
“Awalnya aku mau mengejar. Aku mengambil kunci kereta trail mau ngejar. Begitu buka gembok cakram, posisi sudah beda. Tetap kubuka. Kemudian, aku buka cover kereta trail, karena memang selalu ditutup. Begitu mau masukan kunci, mau keluar, rupanya kunci kereta ku pun sudah jebol. Sama juga saat mertua ku buka pagar. Ternyata gembok pagar udah dijebol. Jadi intinya, aku pun gak sadar hampir kehilangan,” katanya.
Diterangkan dia, kemungkinan awal para pelaku hendak mengincar sepeda motor miliknya yang merupakan hadiah dari mantan Kapolda Sumut Komjen Pol (Purn) Agung Setya Imam Effendi. Namun karena kondisi cakram depan sudah digembok, sehingga para pelaku berpindah ke rumah sebelah dan mencuri satu unit Honda CBR 150R warna hitam.
“Sepertinya mereka ini mau targetkan motor saya. Namun karena cakram depan digembok para pelaku pindah haluan dan mencuri motor CBR dirumah sebelah,” tuturnya.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Omrin Siallagan mengatakan pihaknya masih menunggu laporan dari para korban.
“Kejadian sudah kita monitor, kita saat ini sedang menunggu laporan resmi dari para korban untuk selanjutnya kita tindak lanjuti,” ucapnya.
BERITA TERPOPULER



















