Kecelakaan Kereta Api di Sumut Awal 2026, KAI Perkuat Edukasi Keselamatan Perlintasan

Sosialisasi yang dilakukan KAI Sumut di perlintasan sebidang kepada masyarakat (foto: Humas KAI/Mistar
Medan, MISTAR.ID
Di awal tahun 2026 terjadi tiga insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) dan kendaraan bermotor, hingga menyebabkan korban meninggal dunia di beberapa daerah di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Hal tersebut dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Manager Humas Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, kepada Mistar.
“Pertama, pada Selasa (13/1/2026) melibatkan KA Putri Deli di Kabupaten Asahan, dan di Kota Tebing Tinggi melibatkan KA Sribilah Utama pada Rabu (21/1/2026),” ujarnya, Sabtu (31/1/2026).
Selain itu, juga terjadi kecelakaan lainnya, yakni pada Senin (19/1/2026) seorang pelajar tewas tertabrak KA di Simalungun, Kamis (22/1/2026) kecelakaan KA angkutan BBM di Pematangsiantar, serta Selasa (27/1/2026) sopir truk tewas dihantam KA Sribilah Utama di Asahan.
Selain pembenahan infrastruktur, kata Anwar, KAI Divre I Sumut secara konsisten memperkuat edukasi melalui sosialisasi rutin yang menyasar sekolah, komunitas, dan warga di sepanjang jalur rel.
“Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan publik serta memberikan pemahaman mendalam mengenai risiko bahaya di perlintasan sebidang,” ucapnya.
KAI Sumut menegaskan bahwa penutupan perlintasan ilegal dan edukasi masif merupakan bagian dari upaya menekan angka fatalitas di lapangan, khususnya di sekitar perlintasan KA.
PREVIOUS ARTICLE
Polres Tebing Tinggi Tangkap Pria Bersama 1,37 Gram Sabu

















