Tuesday, July 21, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Empat Tahanan Polres Dairi Dirawat di RSUD Sidikalang, Satu di Antaranya Masih di Bawah Umur

Mistar.idSabtu, 4 April 2026 pukul 16.51 WIB
empat_tahanan_polres_dairi_dirawat_di_rsud_sidikalang_satu_di_antaranya_masih_di_bawah_umur

IGD RSUD Sidikalang. (Foto:Manru/Mistar)

news_banner

Dairi, MISTAR.ID

Empat orang tahanan Kepolisian Resor (Polres) Dairi menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang. Satu orang di antaranya merupakan anak di bawah umur.

Informasi terkait kondisi empat tahanan yang sedang menjalani perawatan tersebut diperoleh Mistar di RSUD Sidikalang, Sabtu (4/4/2026).

Sumber yang layak dipercaya menyebutkan, kondisi keempat tahanan tersebut dalam keadaan aman dan didampingi keluarga. Namun, berdasarkan anjuran dokter spesialis bedah yang menangani, keempat pasien harus diobservasi guna mengantisipasi kemungkinan muntah.

Menurut sumber, awalnya keempat pasien diantar dan tiba sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat (3/4/2026), di RSUD Sidikalang.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahri Ramadan, membenarkan informasi tersebut ketika dikonfirmasi Mistar, Sabtu (4/4/2026).

Disebutkan Syahri, awalnya keempat tersangka mengeluhkan sakit kepala pada Jumat (3/4/2026). “Setelah dilakukan pemeriksaan awal oleh dokter kesehatan Polres Dairi, ditemukan bahwa tensi keempat tersangka dalam kondisi tinggi dan jantung berdebar,” kata Syahri.

Syahri juga membenarkan bahwa keempat tersangka merupakan pelaku pengeroyokan terhadap korban berinisial AMH (19), seorang perempuan yang merupakan putri anggota polisi yang bertugas di Polres Dairi, serta IRB (19), warga Sidikalang. Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB di simpang pujasera Batang Beruh, Senin (30/3/2026).

Syahri memaparkan kronologi kejadian sekaligus inisial para tersangka, yakni FR (22), NH (18), HN (18), dan MS (16).

Kejadian bermula saat AMH dan IRB hendak pulang ke rumah. Dalam perjalanan, tepatnya di simpang pujasera, keduanya dihadang oleh sekitar enam orang terduga pelaku yang kemudian melakukan pemukulan.

Akibat kejadian tersebut, korban AMH mengalami patah tiga gigi, sementara IRB mengalami memar di bagian mata dan wajah. (hm27)



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN