Monday, July 20, 2026
home_banner_first
HUKUM & PERISTIWA

Diduga Dianiaya Security PTPN IV, Pria ini Tewas di Hamparan Perak

Mistar.idSelasa, 3 Maret 2026 pukul 20.54 WIB
diduga_dianiaya_security_ptpn_iv_pria_ini_tewas_di_hamparan_perak

Sejumlah awak media menunggu pihak keluarga di depan Rumah Sakit Bhayangkara Medan. (foto: Putra/mistar)

news_banner

Deli Serdang, MISTAR.ID

Seorang pria bernama Indra Utama, 45 tahun ditemukan tewas usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang yang disebut-sebut merupakan petugas keamanan PTPN IV Regional II Tandem Group.

Peristiwa itu terjadi, Senin (2/3/2026) malam di Dusun XVIII, Desa Bulu Cina, Hamparan Perak, Deli Serdang. Korban yang merupakan warga Dusun XIV Krani Lama, Desa Bulu Cina, pertama kali dilaporkan sepupunya, Irwansyah ke Polsek Hamparan Perak, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Irwansyah datang menggunakan ambulans desa dan melaporkan jika sepupunya ditemukan tewas di Klinik Asia Medika, Pasar 7 Tandem, sekitar pukul 01.00 WIB.

Karena adanya kecurigaan terhadap kondisi jenazah, petugas piket Reskrim Polsek Hamparan Perak melakukan pengecekan dan menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Indra. Keluarga pun diarahkan untuk membuat laporan resmi.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula saat Indra didatangi sekelompok orang yang diduga security PTPN IV di lokasi penjualan sawit milik S alias L.

Di lokasi itu, Indra diduga dipukuli beberapa orang di tempat umum. Setelah dalam kondisi lemas, ia dibawa petugas keamanan itu dari tempat kejadian perkara dan disaksikan sejumlah warga. Saat dilakukan pengecekan di lokasi pemukulan, petugas menemukan barang bukti berupa satu buah topi berwarna hitam.

Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan pihak Klinik Asia Medika, Indra pertama kali dibawa ke klinik pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 20.45 WIB dalam kondisi lemas. Namun, petugas security yang mengantarkannya tidak melakukan pemeriksaan dan langsung membawanya keluar dari klinik.

Sekitar 30 menit kemudian, Indra kembali dibawa ke klinik yang sama. Saat itu, kondisi Indra sudah dalam keadaan meninggal dunia. Informasi meninggalnya Indra diterima Kepala Desa Bulu Cina sekitar pukul 24.00 WIB. Pihak Desa kemudian menghubungi pihak keluarga dan menuju ke Klinik Asia Medika.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, polisi telah mengamankan dua orang saksi serta satu barang bukti berupa topi hitam yang ditemukan di lokasi kejadian.

AKP Agus Purnomo menyatakan pihaknya telah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan. “Jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian. Tim Identifikasi Polres Pelabuhan Belawan yang telah melakukan identifikasi awal terhadap jenazah,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Polisi juga berencana melakukan olah TKP lanjutan, mengamankan rekaman CCTV, serta memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk dari PTPN IV Tandem Group.

“Kami akan melakukan pemeriksaan secara intensif kepada pihak PTPN IV Tandem Group terkait peristiwa meninggalnya korban,” ucapnya.



BERITA TERPOPULER

BERITA PILIHAN