Aksi Tawuran dan Begal di Belawan Meningkat, Putra Ketua Satgas Nusantara Jadi Korban

Ilustrasi, Aksi Tawuran. (foto:dokumen/mistar)
Medan, MISTAR.ID
Aksi tawuran dan begal di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan selama bulan Ramadan bukannya menurun, melainkan justru meningkat, meski Kapolres Pelabuhan Belawan telah mengeluarkan maklumat resmi untuk menindak tegas semua bentuk tindak kejahatan di wilayahnya.
Hal itu disampaikan Ketua Satgas Inti Panglima Nusantara Kota Medan, Zainal Abidin, Sabtu (21/2/2026) kepada wartawan.
"Walaupun Kapolres sudah buat maklumat tertulis akan menindak tegas semua bentuk kejahatan, nyatanya aksi tawuran dan begal tetap saja terjadi selama Ramadan ini. Warga butuh kenyamanan dan keamanan dalam menjalankan ibadah puasa," ujar Zainal, yang juga dikenal sebagai konten kreator populer dengan akun media sosial #KetuaSeparoh.
Zainal, yang viral dengan julukan KetuaSeparoh, menambahkan bahwa malam sebelumnya putranya hampir menjadi korban serangan sekelompok orang tak dikenal di dekat rumahnya di Jalan Selebes Gang 5, Kelurahan Belawan II.
"Saat saya sholat tarawih, istri menjemput saya di musholla. Putra saya yang sedang duduk bersama temannya di warung sebelah rumah tiba-tiba diserang sekelompok orang menggunakan kelewang. Badan belakangnya terluka goresan. Untung Tuhan masih melindunginya, kalau tidak, bisa tewas atau masuk rumah sakit," tutur Zainal, yang juga dikenal sebagai tabib spiritual ghoib.
Di akhir keterangan, Ketua Satgas Nusantara itu berharap pihak Polres Pelabuhan Belawan mengusut kasus penyerangan terhadap putranya dan memberikan rasa aman bagi warga Belawan.
"Saya minta pihak Polres mengusut kejadian ini dan bisa memberikan rasa aman pada warga, karena jiwa warga Belawan terus terancam jika kondisi kamtibmas masih tidak kondusif," tutur Zainal.
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, belum dapat dihubungi dan belum memberikan keterangan resmi hingga berita ini diterbitkan. (hm27)






















